Site icon BeritaJar

25 Rumah di Desa Longgar dan Desa Apara Rusak Berat, Kerugian Mencapai 2.5 Miliar

Dobo, Beritajar.com: Konflik di Desa Longgar dan Desa Apara, Kepulauan Aru, telah menyebabkan kerusakan parah pada 25 rumah warga, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 2,5 miliar.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Aru, Berthy Imuly saat dihubungi Beritajar.com, Sabtu (03/01/2026) malam.

Dikatakan, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel telah melakukan peninjauan ke lokasi konflik dan menginstruksikan pendataan rumah-rumah warga yang terdampak.

“Kami dari pemerintah daerah, dipimpin langsung oleh bapak bupati telah melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak konflik di Desa Longgar dan Desa Apara. Hasilnya, sebanyak 25 rumah di kedua desa tersebut mengalami kerusakan berat,” kata Imuly.

Ia menjelaskan, dari 25 rumah yang rusak berat tersebut 17 rumah milik warga desa Longgar dan 8 rumah warga desa Apara.

Selain itu, kata Imuly, Pemda Aru akan mengadakan rapat dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk membahas konflik tersebut dan mencari solusi untuk memberikan bantuan kepada para korban.

“Direncanakan rapat OPD terkait dilaksanakan hari Senin besok untuk membicarakan konflik masalah ini, karena pa Bupati dua hari di TKP (Desa Longgar dan Apara),” katanya.

Disamping itu, lanjutnya bupati Aru juga meminta agar warga tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi.

“Karena selama beliau disana, langkah-langkah mediasi kedua desa terus dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” jelas Imuly.

Disampaikan pula, bupati Aru juga telah menghadiri mediasi bersama warga Desa Longgar dan akan dilanjutkan dengan warga Apara. Mediasi ini bertujuan untuk mencari solusi dan mengakhiri konflik yang telah terjadi antara kedua desa.

Dalam mediasi tersebut, Bupati Aru meminta agar warga kedua desa untuk saling memaafkan dan melupakan kejadian yang telah terjadi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Jargaria tercinta ini.

Exit mobile version