Dobo, Beritajar.com: Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kepulauan Aru masa bakti 2025-2028 resmi dilantik oleh Ketua IDI Wilayah Maluku, dr. Saleh Tualeka, Sp.M, M.Kes, Sabtu (22/11/2025).
Acara pelantikan yang berlangsung di lantai II BPKAD Aru itu mengusung tema “Berlayar Bersama Dalam Pengabdian, Menjangkau yang Tidak Terjangkau”.
Terpantau, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel dan Wakil Bupati Drs Mohammad Djumpa, Forkopimda Aru, serta tamu undangan lainnya turut hadir dalam acara tersebut.
Prosesi pelantikan ini ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dan janji dokter yang dipimpin oleh Ketua IDI Wilayah Maluku, dr. Saleh Tualeka, Sp.M, M.Kes. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari ketua lama dr. Erfina Lim, Sp.PK kepada ketua yang baru dr. Feby Ubro Sp.KJ.
Ketua IDI Wilayah Maluku, dr. Saleh Tualeka, Sp.M, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Dikatakan, di Maluku masih kekurangan empat dokter spesialis dasar, yakni spesialis anak, spesialis kebidanan kandungan, spesialis bedah, dan spesialis penyakit dalam.
“Itu empat spesialis dasar, ditambah dengan tiga dokter spesialis penunjang, yakni dokter anestesi, dokter patologi klinik dan dokter radiologi. Di Aru sendiri sangat kurang sehingga saya berharap kedepannya disini harus ada penambahan 1 atau 2 dokter spesialis sehingga bisa bergantian. Tidak mungkin satu dokter ini menangani setiap hari dalam setahun,” bebernya.
Oleh karena itu, Tualeka berharap IDI dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Saya berharap pengurus baru (IDI) tidak hanya menjadi mitra daerah, tetapi juga dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kabupaten Kepulauan Aru,” pintah Ketua IDI Maluku.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel dalam sambutannya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, khususnya para dokter, yang telah mengabdikan diri di wilayah kepulauan yang penuh tantangan ini.
Ia mengaku, dalam kondisi geografis Aru yang tersebar lebih dari seribu pulau, tidak mudah untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh masyarakat. Namun, dirinya melihat bahwa para dokter telah menunjukkan komitmen dan dedikasi yang luar biasa.
Selain itu, tema pelantikan hari ini, “Berlayar Bersama dalam Pengabdian, Menjangkau yang Tak Terjangkau”, sangat tepat menggambarkan semangat pelayanan di Kepulauan Aru.
“Melayani masyarakat di wilayah kepulauan bukan sekedar tugas profesi, tetapi sebuah panggilan. Pemerintah daerah sepenuhnya memahami tantangan tersebut, karena itu kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan IDI dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” jelas Kaidel.
Ketua IDI Cabang Aru Periode 2022-2025, dr. Erfina Lim, Sp.PK dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pengurus serta semua pihak yang telah bersama-sama berjuang untuk melaksanakan setiap program.
Dia katakan, walaupun masih ada yang belum terlaksana tentu dalam mengemban tugas profesi sebagai dokter senantiasa harus melayani dengan tulus dan bertanggung jawab.
“Akan ada banyak tantangan masalah dan tuntutan perubahan yang akan dihadapi, karena selama kita masih hidup di dunia ini pasti masalah demi masalah akan terus terjadi dan dari masalah yang terjadilah, kita bisa belajar dari kesalahan untuk membentuk kita ke arah yang lebih baik. Saya berharap IDI dengan pengurus yang baru dapat meningkatkan program kerja yang sudah ada dan semakin bertambah berdampak bagi masyarakat,” ujar Erfina Lim yang disapa dr. Nana.
Ditempat yang sama, dr. Feby Ubro Sp.KJ mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang sudah diberikan kepadanya sebagai Ketua IDI Cabang Aru.
“Ini bukan hanya sebuah kehormatan kepada saya, tetapi sebuah tanggung jawab yang besar yang nantinya kami semua pengurus IDI boleh memberikan yang terbaik,” katanya.
Sebagai wujud nyata pengabdian kami, kini Kabupaten Kepulauan Adu terus mendorong dan memfasilitasi para dokter untuk menjangkau daerah-daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) di wilayah ini.
Ubro juga mengajak bersama memperkuat sistem kesehatan yang berbasis komunitas, mendorong promosi kesehatan yang menyentuh akar budaya lokal dan membangun kemandirian kesehatan masyarakat.
“Mari kita songsong masa depan pelayanan kesehatan Kepulauan Aru dengan semangat, kolaborasi, dedikasi, dan cinta terhadap masyarakat. Saya juga mengajak seluruh anggota IDI Aru untuk terus memegang teguh profesionalisme, menjaga intensitas kerja, dan memupuk semangat pengabdian demi kemajuan Kepulauan Aru yang kita cintai bersama,” ajaknya.
Sebelumnya, Ketua Panitia, dr. Rianto Siagian dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memberi informasi kepada pemangku kebijakan dan bupati terkait pergantian pengurusan ini cabang Kepulauan Aru.
Kemudian mempererat hubungan silaturahmi antara sesama anggota IDI cabang Kepulauan Aru dengan pemerintah daerah setempat, serta menyelaraskan kebijakan dan kemampuan organisasi profesi lainnya.
Selanjutnya, merancang kinerja dan program kerja yang akan dilaksanakan oleh pengurusan IDI cabang Kepulauan Aru yang baru.
Diketahui, usai acara pelantikan dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus IDI periode 2025-2028.

