Dobo, Beritajar.com: Sebagai wujud nyata semangat generasi muda dalam memperingati momentum sumpah pemuda serta meneguhkan kembali nilai persatuan dan kesatuan bangsa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) PSDKU Aru Unpatti menyelenggarakan pentas seni dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu”.
Acara yang berlangsung, Rabu (29/10/2025) di lingkungan kampus PSDKU Aru itu menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tari tradisional, tari modern (dancer), orasi, pidato dan puisi yang semuanya dipersiapkan oleh para mahasiswa sendiri.
Ketua HMPS PGSD Aru, Rosmiati Djabumir dalam laporannya mengatakan bahwa pentas seni yang dilaksanakan diikuti 6 program studi (prodi) yaitu PGSD, Hukum, Matematika, Bahasa Inggris, Akuntansi dan Penjas.
Dikatakan, pentas seni merupakan salah satu kegiatan positif yang memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan semangat kebersamaan di kalangan mahasiswa.
“Kegiatan ini menjadi simbol pergerakan mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam dunia akademik, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya, penguatan solidaritas, serta pembentukan karakter nasionalis dan berdaya saing,” katanya.
Djabumir menambahkan, tujuan kegiatan ini menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan antar mahasiswa melalui kegiatan seni dan budaya, memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat serta kreativitas di bidang seni.
Kemudian mendorong mahasiswa agar lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kebudayaan. Disamping itu, meningkatkan rasa cinta tanah air serta kesadaran akan pentingnya peran pemuda dalam menjaga keutuhan bangsa.
Dijelaskan pula, manfaat dari kegiatan ini adalah sebagai sarana pengembangan potensi dan karakter mahasiswa yang kreatif dan berjiwa nasionalis.
Selain itu, mempererat hubungan antar mahasiswa lintas fakultas maupun organisasi, menumbuhkan semangat kolaborasi, gotong royong dan kepemimpinan di lingkungan kampus, serta menjadi ajang pelestarian dan apresiasi terhadap seni budaya Indonesia.
Ia mengaku, pentas seni berlangsung dengan semarak dan penuh antusiasme. Berbagai penampilan ditampilkan oleh mahasiswa, mulai dari tari tradisional, musik akustik, pembacaan puisi, teater kampus, hingga penampilan band mahasiswa.
“Jadi setiap pertunjukan mencerminkan semangat tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” dengan menonjolkan pesan persatuan dalam keberagaman serta semangat gotong royong sebagai ciri khas generasi muda Indonesia,” jelas Djabumir.
Kedepan, pentas seni ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan di lingkungan kampus sebagai bentuk ekspresi dan apresiasi seni mahasiswa.
Disamping itu, kata Djabumir, kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi Festival Seni dan Budaya Mahasiswa yang melibatkan berbagai kampus atau komunitas pemuda dari daerah lain, sehingga memperluas jaringan dan memperkuat semangat kebangsaan.
“Dengan mengusung semangat “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, mahasiswa diharapkan terus berkontribusi nyata bagi bangsa melalui karya, kreativitas, dan solidaritas tanpa batas,” pintahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Aru Unpatti, Prof. Dr. Aholiab Watloly, S.PAK., H.Hum menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan pentas seni.
“Sebagai pimpinan PSDKU Aru, kami mengapresiasi proses-proses yang sementara dibangun di PSDKU khususnya yang di inisiatif oleh para mahasiswa dalam kegiatan saat ini,” ucapnya.
Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda bangsa perlu mempromosi segala aset dan keunggulan-keunggulan lokal yang dimiliki oleh daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru
dan bisa dikenal secara luas.
Karena, baginya, Mereka (Mahasiswa) bukan saja soal pentas seni, tapi ada berbagai macam keunggulan lokal di Aru yang diharapkan kampus ini menjadi center of excellence bagi pengembangan daerah.
“Sehingga mereka menjadi generasi yang cerdas untuk pembangunan daerah dan itu berpangkal dari kreativitas, inovasi, tapi juga dari berbagai macam inspirasi yang mereka kembangkan di kampus ini menjadi generasi yang inspiratif
bagi pembangunan daerah kita,” ujar Prof. Watloly sembari berpesan.

