Site icon BeritaJar

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aru, Mercy Ajak Pemuda Terus Bertransformasi dan Berani Mengusung Isu-Isu Strategis

Dobo, Beritajar.com: Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mercy. Ch. Barends, ST menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Dapil Maluku, tepatnya di Hotel New Grand Aru, kota Dobo Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (27/10/2025).

Kegiatan yang difokuskan bagi Organisasi Kepemudaan (OKP) di Aru yakni AMGPM Kota Dobo, Pemuda Katolik Kota Dobo dan BKPRMI Dobo ini bertemakan “Transformasi Gerakan Pemuda Menjawab Tantangan Pembangunan Maluku”.

Mercy dalam keterangannya mengatakan bahwa adapun agenda kunjungan tersebut terfokus untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Maksud dari kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini agar memberikan penguatan kepada masyarakat, lebih khususnya generasi muda,” katanya.

Dalam diskusi, ia mengajak pemuda di Aru untuk terus bertranspormasi dan berani mengusung isu-isu strategis yang berdampak luas terhadap pembangunan daerah saat ini.

“Saya berharap gerakan-gerakan yang dilakukan oleh pemuda-pemuda di Aru tidak hanya bersifat sporadic, temporer atau bersifat momentum semata, tetapi para pemuda kita berharap dapat duduk bersama dan mendorong isu-isu strategis untuk kemajuan daerah kedepan,” ujar Mercy.

Selain itu, seluruh peserta diajak untuk berani melakukan perubahan demi kemajuan diri sendiri sekaligus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara, khususnya pembangunan di kabupaten Kepulauan Aru.

“Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat kita untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam diri setiap individu sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan negeri,” paparnya.

Srikandi Aru ini juga menambahkan pentingnya advokasi berbasis data dan faktual. Karena menurutnya, advokasi berbasis data dan faktual oleh pemuda adalah pendekatan yang sangat efektif untuk mendorong perubahan.

“Dengan mengandalkan bukti yang kuat, kaum muda dapat membangun argumen yang sulit dibantah oleh para pengambil keputusan,” tegas Mercy.

Sementara itu, salah satu pemateri, Katrin Wokanubun dalam paparannya menjelaskan tentang tantangan pembangunan sebagai orang muda, karateristik Kepulauan dan tantangan kualitas sumberdaya manusia.

Disamping itu, pembangunan berkelanjutan dan bentuk Transformasi orang muda, dan anak mudah harus terlihat dalam isu-isu yang krusial dalam mengadvokasi kolaborasi bersama pemerintah.

“Jadi pentingnya keterlibatan anak muda Anak muda sebagai “agen perubahan” (agent of change) dan “agen pembangunan” (agent of development). Dengan energi, semangat, dan kreativitas yang dimiliki, anak muda dapat menjadi katalisator untuk perubahan positif di masyarakat. Hal ini penting karena peran kaum muda tidak hanya terbatas pada advokasi, tetapi juga dalam menciptakan inovasi, menyuarakan aspirasi, dan menggerakkan komunitas untuk kemajuan suatu daerah,” jelas Wokanubun.

Sosialisasi 4 pilar ini ditutup dengan diskusi interaktif, dimana peserta aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber.

Olehnya, melalui kegiatan ini, diharapkan para pemuda khususnya kaum muda di Kepulauan Aru dapat berkontribusi lebih optimal dalam pembangunan daerah maupun Nasional.

Exit mobile version