Site icon BeritaJar

Isu Kampus PSDKU Unpatti Aru Akan Ditutup, Ketua GMKI : Jangan Percaya Opini Liar

Dobo, Beritajar.com: Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Dobo, Markus Karelau mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa agar tidak memercayai opini atau isu liar terkait penutupan kampus PSDKU Unpatti Aru.

Hal ini muncul di tengah kabar yang berhembus kencang dimasyarakat Aru bahwa kampus orang Basudara (PSDKU Unpatti) di Dobo, Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru bakal ditutup dua Minggu kedepan.

“Terkait opini yang di bangun kampus PSDKU Aru akan di tutup itulah opini yang buruk yang sementara dimainkan oleh-oleh beberapa pihak. Untuk itu, saya menghimbau kepada masyarakat Aru keseluruhan untuk tetap tenang jangan terbawa dengan opini liar yang sementara dimainkan,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Minggu (28/9/2025).

Menurut Karelau, sebelum teman-teman bermain opini, dirinya sudah mengkonfirmasi 2 bulan lalu dengan pemerintah daerah dalam hal ini bupati kabupaten Kepulauan Aru terkait dengan keberadaan kampus PSDKU Aru.

Sementara terkait anggaran, pemerintah daerah kucurkan 2 miliar, dikarenakan efisiensi yang direncanakan oleh pemerintah pusat. Sehingga untuk opini yang sementara dimainkan, sekali lagi kata Ketua GMKI Cabang Dobo jangan dipercaya.

Selain itu, dirinya juga menambahkan dana hibah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan uang rakyat, dengan demikian pertanggungjawaban (LPJ) atas penggunaan dana tersebut harus dilakukan secara akuntabel dan transparan.

“Substansi yang harus kita lihat sekaligus mendorong adalah mendukung penuh pihak penegak hukum untuk menyelidiki LPJ dari dana hibah yang dikucurkan pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Aru ke pihak kampus PSDKU Aru,” tegas Karelau.

Olehnya, ia mengajak seluruh masyarakat agar selalu bersikap jeli dan menghindari opini yang tidak berdasar pada fakta.

“‎Sekali lagi saya mengajak teman-teman untuk harus jeli dalam melihat setiap persoalan, jangan secepatnya membuat opini yang tidak sesuai fakta,” tandas Ketua GMKI Dobo ini.

Exit mobile version