Malra, Beritajar.com: Cuaca buruk yang terjadi di perairan Maluku dan sekitarnya hampir saja memakan korban. Pasalnya menurut laporan yang diterima Pos SAR Tual dari Sekretaris Desa Pulau Bair, bapak Mesak melaporkan, tiga orang nelayan yang sedang dalam perjalanan kembali setelah melaut disekitar Perairan Pulau Bair, Kabupaten Maluku Tenggara dihantam cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Dalam insiden tersebut, dua nelayan dengan masing-masing longboat dilaporkan berhasil tiba dengan selamat di Kota Tual namun tidak dengan satu unit longboat lainnya yang terpisah dan hilang kontak saat cuaca buruk terjadi.
Sekitar pukul 12.30 wit, Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan Rigit Inflatable Boat menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°24’54.14″ S – 132°43’5.39″ E, jarak -+ 15 Nautical Mile, dan Heading 355° arah Utara dari Pos SAR Tual.
Setelah dilakukan Pencarian selama dua jam akhirnya korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat dengan jarak -+ 6,52 Nautical Mile dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi menuju Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, Ketiga nelayan dengan masing-masing longboat pergi melaut sejak tanggal 22/9 sekitar pukul 16.00 wit dari Tual menuju spot fishing disekitar Perairan Pulau Bair.
Pada tanggal 24/9 saat mereka hendak kembali ke Tual, dalam perjalanan mereka dihantam cuaca buruk dan tinggi gelombang. Dua longboat berhasil tiba di Tual tapi satu unit longboat lainnya tidak sehingga Sekretaris Desa Pulau Bair meminta bantuan SAR.
“Alhamdulillah setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan -+ sekitar pukul 14.45 wit korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi ke Tual guna diserahkan kepada keluarga,” ucap Arafah dalam rilisnya, Kamis (25/9/2025).

