Tepa, Beritajar.com: Ketua DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku Barat Daya (MBD), Eos J. Akse menegaskan bahwa pihaknya bersama-sama Dandim 1511/Pulau Moa dan rombongan turun langsung ke Tepa Kecamatan Babar Barat untuk melihat persoalan yang terjadi dan memberikan masukan guna menyelesaikan persoalan tersebut.
Hal tersebut berkaitan dengan dugaan keracunan daging ikan puluhan siswa SMP Negeri 1 Babar Barat beberapa hari lalu.
“Kehadiran kami bersama Dandim bukan datang cari-cari kesalahan orang atau Mitra dapur sehat harmoni babar barat,” ucap Akse Rabu (17/09/2025).
Menurutnya, DPC Gamki MBD memberi dukungan sepenuhnya bagi program Nawacita Bapak Presiden RI Prabowo Subianto yakni Makan bergizi gratis (MBG), yang mana dalam penganggarannya cukup besar.
Karena secara nasional kurang lebih 71 triliun, sedangkan untuk kabupaten MBD sendiri ada sekitar 104 miliar, dengan nilai yang fantastis ini kiranya dipergunakan dengan baik utuk pemenuhan gizi siswa-siswi MBD.
Dikatakan, Program ini sangat baik, namun jangan terkesan tergesa-gesa untuk melaksanakan kegiatan MBG di Kecamatan Babar Barat karena fasilitas sarana penunjang yang lainnya belum memadai seperti yang disarankan yaitu untuk transportasi yang digunakan dalam pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah jangan menggunakan mobil trek.
“Kalau bisa gunakanlah mobil box,” saran Akse.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan kepada Dandim Moa agar membentuk tim evaluasi dan monitoring di Kecamatan Babar Barat, yang terdiri dari tim medis di bidang gizi dengan segudang pengalamannya. Mengingat kata Akse, wilayah ini Kepulauan dan berada di perbatasan atau daerah 3T.
Untuk itu, ketika tim terbentuk akan sangat membantu Ketua SPPG dan ahli gizi dalam menyiapkan MBG bagi siswa-siswi. Sehingga Tim ini tidak perlu diberikan insentif lagi karena mereka adalah ASN yang siap membantu melayani masyarakat untuk pemenuhan gizi.
“Kita selalu bilang bahwa makanan bergizi gratis, namanya bergizi berarti selama satu bulan diberikan makanan bergizi gratis kepada anak-anak yang adalah generasi penerus bangsa dengan harapan mereka sehat dan cerdas,” ujarnya.
“Maka dalam satu bulan itu tim ini akan memonitoring pertumbuhan tinggi badan dan brat badan, sehingga kita dapat mangukur keberhasilan program ini. Kalau tim ini berjalan dengan baik sudah tentu menjadi contoh bagi Kecamatan lainya,” sambungnya lagi.
Sebagai Organisasi Kepemudaan (GAMKI MBD), dirinya berharap apa yang menjadi kritikan dan sarannya dapat diterima oleh Dandim 1511/Pulau Moa dan bersama terus bergandengan tangan untuk menyukseskan program Nawacita Bapak Presiden RI di seluruh wilayah MBD.
“Begitu juga kepada Mitra Dapur Sehat Harmoni Babar Barat, kami terpanggil sebagai anak Negeri ini yang akan terus mengawal program MBG tetap berjalan namun haruslah memenuhi SOP yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional,” pesan Akse. (JQ)

