Site icon BeritaJar

Hadiri Syukuran HUT GPM Ke-90, Bupati Kaidel Ajak Umat Berkolaborasi Bangun Aru

Dobo, Beritajar.com: Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel menghadiri syukuran HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-90, Sabtu (6/9/2025).

Kehadirannya di gereja Solagasia
GPM Karseka, Klasis Pulau-Pulau Aru itu didampingi istrinya Klaudiya Imarisa Kaidel selaku Ketua Penggerak PKK Kepulauan Aru.

Dalam sambutannya, atas nama pemerintah daerah, Bupati Kaidel mengucapkan Dirgahayu GPM ke-90 tahun 2025 dan mengapresiasi seluruh eksisten GPM, sebab selain mengembangkan aspek internal, kehadiran GPM di ruang publik turut membentuk tatanan korelasi dan pluralisme di Maluku dan Indonesia.

“Bagi saya, GPM adalah suatu keagamaan sekaligus entitas sosial lembaga yang menyatukan manusia dari berbagai lapisan sub suku, sub kultur, bahasa, latarbelakang ekonomi, pendidikan dan kompetensi diri yang berbeda-beda,” katanya.

Dikatakan, tema HUT GPM ke 90 yakni “Gereja Yang Menabur, Bertumbuh dan Berbuah Karena Tuhan” memberi pesan iman dan moral kepada semua umat dan pelayan GPM untuk bersama pemerintah memberi perhatian dan jawaban terhadap persoalan bangsa seperti kemiskinan, ekonomi, politik sosial budaya, pendidikan, kesehatan dan stabilitas keamanan bangsa, intoleransi dan persoalan lainnya.

“Mencermati situasi bangsa dan negara kita, maka atas nama pemerintah, saya berharap agar berjuanglah demi kebenaran, keadilan, tegaknya supremasi hukum, dengan mengedepankan cara-cara dialog, agar tidak ada ruang bagi bentuk-bentuk tindakan anarkis dan provokasi orang atau kelompok yang bisa saja menunggangi perjuangan tersebut,” harap Kaidel.

Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kata bupati, bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.

Untuk itu, ia mengajak seluruh warga GPM untuk bersinergi bersama pemerintah, TNI/Polri dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia, menolak intoleransi, tindakan makar terhadap negara, bully, perundungan dan lainnya, yang melemahkan semangat berbangsa dan bernegara.

“Saya mengajak kita semua untuk berkolaborasi menabur, bertumbuh dan berbuah dalam aspek misiologi, fokus dan bermitra menghidupi mata rantai kehidupan yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembangunan berkelanjutan, yang mandiri, partisipatif, pemanfaatan sumber daya manusia dan alam,” ujarnya.

Selanjutnya, peran serta multi sektor, serta inovasi dan pemanfaatan data berbasis teknologi untuk memastikan program intervensi yang tepat sasaran dan lebih terukur.

Olehnya, seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-90 GPM, hendaklah dipandang sebagai kesempatan untuk membangun kebersamaan dan persekutuan umat beragama, sinergi antara gereja, pemerintah dan masyarakat dalam membangun dan merawat Indonesia lebih baik, khusunya di Kabupaten Kepulauan Aru tercinta.

Sebagai pemerintah daerah, bupati Kaidel berharap dengan adanya momentum ini memberi dampak bagi pertumbuhan moral etis, penguatan karakter dan pertumbuhan iman, sehingga setiap warga GPM dapat melakukan peran pelayanannya di gereja, pada satu sisi dan pada sisi yang lain dapat melakukan panggilannya ditengah masyarakat dengan baik.

“Dapat menjadi contoh dan sumber inspirasi bagi masyarakat dalam meningkatkan moral dan etika, sambil dapat memastikan dan turut berkontribusi menopang pembangunan berkelanjutan bersama dengan pemerintah daerah yang baru beberapa waktu dilantik demi menciptakan lingkungan masyarakat yang sejahtera dan harmonis,” jelas Kaidel berpesan.

Exit mobile version