Tiakur, Beritajar.com: Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) meluncurkan website SiPEDAS (Sistem Informasi Penguatan Daya Saing Perikanan) sebagai solusi transparansi harga dan stok ikan secara real-time.
Implementasi aksi perubahan yang digagas reformer Ronny Rupilu dengan NDH: 09 ini disosialisasikan di Aula Kelurahan Tiakur, Kamis (4/9/2025), untuk memberikan akses informasi yang lebih akurat bagi nelayan, pedagang dan konsumen.
Dikatakan, inisiatif pengembangan SiPEDAS muncul dari permasalahan struktural yang dihadapi sektor perikanan MBD, khususnya terkait asimetri informasi pasar.
Website SiPEDAS dirancang sebagai platform terintegrasi yang menyediakan data real-time tentang harga dan ketersediaan stok ikan di berbagai pasar.
“Sistem ini memungkinkan semua stakeholder perikanan untuk mengakses informasi pasar secara langsung melalui internet, sehingga dapat membuat keputusan ekonomi yang lebih baik,” katanya.
Rupilu menjelaskan, selama ini nelayan kesulitan menentukan pasar yang tepat, karena minimnya informasi harga, sementara konsumen juga tidak memiliki akses data stok dan harga ikan yang akurat.
Sebagai kabupaten Kepulauan dengan potensi perikanan yang besar, lanjut Rupilu, MBD membutuhkan sistem informasi yang dapat memperkuat daya tawar nelayan dan meningkatkan efisiensi distribusi.
“Ketiadaan data akurat selama ini menyebabkan kerugian bagi nelayan yang terpaksa menjual hasil tangkapan dengan harga rendah karena tidak memiliki informasi pasar yang memadai,” ujarnya.
Selain itu, Website berbasis digital ini diharapkan dapat mengatasi kendala ketidaktransparanan harga dan kesulitan akses informasi pasar yang selama ini menghambat daya saing sektor perikanan di wilayah kepulauan.
“Implementasi SiPEDAS juga diharapkan dapat memperkuat basis data perencanaan pembangunan sektor perikanan di MBD. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mengembangkan sektor ini,” harap Rupilu.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan MBD, Charles Ketiaru menjelaskan latar belakang pengembangan SiPEDAS yaitu sektor perikanan merupakan salah satu sektor penting yang menopang ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat, khususnya di Kabupaten MBD.
“Selama ini informasi terkait harga dan ketersediaan stok ikan di pasar seringkali sulit diakses oleh masyarakat, baik nelayan, pedagang, maupun konsumen. Hal ini menimbulkan berbagai kendala, mulai dari kurangnya transparansi harga, kesulitan bagi nelayan dalam menentukan pasar, hingga kurang efisiennya distribusi ikan,” ungkap Ketiaru.
Oleh karena itu, Dinas Perikanan berinisiatif mengembangkan SiPEDAS sebagai salah satu langkah nyata dalam mendukung transparansi data, memperkuat sistem informasi, serta memberikan akses yang lebih cepat dan akurat bagi seluruh pihak yang membutuhkan.
Dijelaskan pula bahwa manfaat komprehensif dari sistem ini adalah melalui website SiPEDAS, masyarakat konsumen dapat mengetahui perkembangan harga ikan secara real-time.
Para pedagang juga ungkap Ketiaru dapat memantau stok dan harga dengan lebih mudah sehingga distribusi lebih efisien.
“Nelayan dan pelaku usaha perikanan memiliki gambaran yang jelas tentang kondisi pasar sehingga bisa meningkatkan daya tawar dan kesejahteraannya. Olehnya Pemerintah daerah memiliki basis data yang lebih akurat untuk perencanaan dan pengambilan kebijakan di sektor perikanan,” tandasnya. (JQ)

