Site icon BeritaJar

Gelar Doa Damai, Bupati Aru : Jargaria Harus Jadi Rumah yang Nyaman Bagi Semua Orang

Dobo, Beritajar.com: Menyikapi kondisi terkait demonstrasi serempak diberbagai daerah yang berujung tindakan anarkis berupa pembakaran fasilitas negara, penjarahan dan tindakan lainnya, sejumlah OKP bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru menggelar Doa Damai untuk Negeri, Rabu (03/9/2025) bertempat lapangan Apel Kantor Bupati Kepulauan Aru.

Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel dan Wakil Bupati Drs Mohammad Djumpa bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Aru, Tokoh Masyarakat, Organisasi Pemuda, tokoh Tokoh adat Aru serta tamu undangan lainnya ini menjadi simbol kuat bahwa perdamaian dan kerukunan adalah harta tak ternilai yang harus terus dijaga, terutama dari wilayah perbatasan.

Dalam acara tersebut, tiga pemuka agama yakni Ketua MUI, Wakil Uskup Wilayah Kepulauan Aru dan ketua Klasis Pulau-Pulau Aru memimpin doa bersama, menciptakan sebuah momen haru yang merefleksikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan perpecahan.

Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan OKP bersama seluruh elemen masyarakat yang telah menginisiasi serta berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Atas nama pemerintah, Kaidel menekankan pentingnya kebersamaan lintas iman dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di tengah situasi nasional yang sedang mengalami dinamika sosial.

“Kita semua prihatin atas berbagai peristiwa yang terjadi di sejumlah daerah. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mendoakan keselamatan bangsa dan memperkuat komitmen menjaga kabupaten Kepulauan Aru tetap aman, damai dan kondusif,” himbaunya.

Ia meminta hentikan sikap diskriminatif dengan menghargai perbedaan suku, ras, agama. Mematuhi peraturan yang berlaku sebagai upaya menjaga keamanan dan perdamaian. Selain itu, tidak menyalahgunakan kekuasaan dan memperhatikan masyarakat rentan.

Dikatakan, pemerintah kabupaten Kepulauan Aru bersama TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat berkomitmen menjaga stabilitas daerah.

“Saya memastikan seluruh aktivitas masyarakat seperti pendidikan, ekonomi dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. Yang sekolah tetap belajar, yang bekerja tetap bekerja, yang berdagang tetap berdagang. Jargaria harus menjadi rumah yang nyaman bagi semua orang,” tegas Kaidel.

Mari katong semua bergandengan tangan dari ujung Batu Goyang sampai ujung Warialau menyampaikan pesan damai kepada semua masyarakat. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh tokoh masyarakat kemasyarakatan dan untuk organisasi aktif menyebarkan semangat kebersamaan dan menjaga ketertiban lingkungan.

“Mari kita jaga Jargaria sebagai daerah yang aman, tentram dan penuh toleransi. Marilah kita memanfaatkan komunitas iman sebagai simbol persatuan dan harapan bersama untuk Indonesia yang Damai dan Jargaria yang kondusif,” ajak bupati.

Disamping itu, marilah kita terus merawat kerukunan kita, merawat toleransi kita, memperkokoh persatuan dan kesatuan kita, agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang besar.

“Mari kita berdoa dari Jargaria untuk Indonesia,” seruan Bupati Kaidel sembari mengajak.

Dalam acara tersebut dilaksanakan pesan damai serta diselingi penyalaan lilin secara serentak. Selain itu, acara itu diisi dengan Atraksi singkat dari Rumah Sastra Arafura dan menyanyikan Lagu Tanah Airku.

Exit mobile version