Site icon BeritaJar

Tingkatkan Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Tual Gelar Rakor Timpora di Aru

Dobo, BeritaJar.com: Dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah kerjanya, Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Tual menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (6/5/2025).

Acara ini dilaksanakan di Room Hotel Apex Dobo dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Tual, Muhamad Yusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi antar instansi dalam pengawasan orang asing.

Dikatakan, keberadaan orang asing di wilayah ini merupakan sebuah fakta nyata dan kita perlu berupaya untuk melakukan pengawasan dan berintegritas antara instansi terkait dengan stakeholder yang ada.

Untuk memastikan bahwa bagian negara asing dapat memberikan manfaat dan dampak positif dan tidak menimbulkan potensi gangguan terhadap keamanan ketertiban serta kedaulatan negara.

“Kadang-kadang banyak rekan-rekan semuanya timpora hadir sebagai wadah koordinasi antar koordinasi guna mewujudkan wawasan yang lebih efektif terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing,” kata Yusuf.

Melalui kegiatan ini, ujar Yusuf, tidak hanya membangun segi tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga daerah khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru yang merupakan wilayah strategis dengan potensi sumber daya alam yang besar dan tidak menutup kemungkinan jadi jalur perlintasan bagi warga negara asing.

Pihaknya tetap berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh anggota timpora, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI dan Polri maupun komunitas intelijen dan instansi terkait lainnya.

“Saya berharap Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tetapi juga menjadi kegiatan yang rutinitas serta dapat berkolaborasi yang lebih intens di lapangan. Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat solidaritas dan profesionalisme kita dalam pengawasan orang asing dan menegakkan hukum di daerah Kepulauan Aru,” ucap Kepala Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Tual.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Kepulauan Aru, Yoel Gaite menuturkan, Ini menjadi tanggung jawab bukan hanya dari imigrasi saja tetapi menjadi tanggung jawab kita semua terkait dengan pengawasan orang asing.

Dijelaskan, kegiatan ini sudah dilaksanakan beberapa kali di kabupaten kepulauan Aru dan dari data yang ada dari Polres Kepulauan Aru, kurang lebih ada 13 orang asing di kabupaten Kepulauan Aru.

Sedangkan data yang ada di Kesbangpol Kepulauan Aru ada 16 orang asing di tambah informasi 1 orang lagi yang belum terdata, dan itu nanti akan dicek.

“Kita belum tau tujuan orng asing tersebut berbuat apa disini (Aru) , apakah bekerja di perusahaan atau ada kerabat kita belum tau, jadi yang terpenting memang ini tanggung jawab kita selaku warga negara yang memang ada pada posisi untuk menjaga keamanan NKRI ini,” ungkap Gaite.

Olehnya, ia mengajak usai kegiatan tersebut, bersama-sama turun ke lapangan untuk mengecek ada titik-titik yang memang sudah ditentukan untuk kita mengecek kira-kira kondisinya yang tahun lalu itu sampai tahun ini seperti apa.

“Sehingga dapat kita tahu bersama bahwa ada perubahan atau tidak di tahun ini,” tuturnya .

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Kepulauan Aru yang diwakili oleh Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Johanes horhorouw berharap dalam kegiatan ini, tidak terjadi satu perdebatan yang signifikan tetapi akan ada solusi solusi yang bisa disampaikan.

Sehingga tugas sebagai literasi yang baik itu dalam hal pengawasan terhadap orang asing dan bahkan juga ketentuan administrasi bisa tepat sasaran sehingga memberikan suatu suasana yang baik.

Ditambahkan pula, di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru tentunya membutuhkan pengawasan yang prima. Tentunya dalam artian bahwa aktivitas para wisatawan yang datang dengan tujuan-tujuan wisatanya ataupun tujuan-tujuan penelitian dapatkah katakanlah tujuan-tujuan sesuai dengan yang diharapkan.

“Mudah-mudahan seluruh stakeholder yang ada bantuan kerja dari semua ini dan instansi ini bisa melakukan tugas-tugas secara profesional dan juga saya yakin kita selalu akan menjaga solidaritas kita tentunya dengan mengedepankan tugas dan tanggung jawab untuk pengawasan orang asing ini,” jelas Wakapolres.

Selain itu, persoalan-persoalan yang mungkin saja pernah terjadi atau mungkin yang menjadi permasalahan yang perlu di, mudah-mudahan nanti tidak mengurangi aktivitas-aktivitas para wisatawan secara lengkap.

“Kita yakin kita akan bekerja secara profesional dan tentunya berdasarkan peraturan yang ditetapkan, baik di Republik atau kebijakan-kebijakan dari pemerintah daerah,” tandas horhorouw.

Exit mobile version