Site icon BeritaJar

Peringati Hari Buruh 2025, SAPA Gelar Mimbar Bebas Desak Bupati Segera Selamatkan Ribuan P3K di Aru

Dobo, BeritaJar.com: Memperingati Hari Buruh Internasional, Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Aru (SAPA) menggelar mimbar bebas di pertigaan, Jalan Lukas Mairering, Kelurahan Galay Dubu, Kecamatan Pulau-pulau Aru pada Kamis (1/5/2025).

“Dalam peringatan hari buruh 1 Mei 2025 Kami Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Aru meminta agar Bupati Kepulauan Aru kembalikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) atau BKD ke Jabatan agar tidak berdampak pada pengangkatan PPPK dan CASN di kepulauan Aru,” ungkap Beni Alatubir.

Dikatakan, aksi mimbar bebas di pertigaan tembok ratapan tersebut terkait dengan adanya keputusan Bupati Aru tentang pemberhentian Kepala BKPSDM yang tidak sesuai aturan perundang-undangan, sehingga berdampak kepada ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, dari keputusan Bupati yang secara sepihak itu maka mengakibatkan BKN memblokir akun layanan di BKD sehingga berdampak pada pengurusan P3K dan CASN dalam mengurus NIP pengangkatan bagi yang sudah dinyatakan lulus seleksi.

“Jangan sampai masyarakat berfikir, masa kampanye bupati kemarin hanya menipu saja untuk memimpin daerah Aru, lalu hanya memikirkan kepentingan pribadi sehingga lupa dengan Masyarakat Aru,” katanya.

Sementara Johan salah satu orasi menyampaikan bahwa statement dari bupati Aru mengatakan bahwa P3K yang lulus seleksi tahap satu saat ini adalah beban daerah.

“Saya nyatakan dengan tegas bahwa stemen tersebut salah, PPPK Bukan beban daerah, PPPK tidak melakukan korupsi di daerah ini, tetapi PPPK di gaji oleh pemerintah pusat lewat dana alokasi umum ( DAU ) bukan bupati yang cari uang untuk bayar gaji PPPK,” katanya.

Dijelaskan, ketika ribuan PPPK dan CASN di angkat, maka itu juga menjadi keuntungan kepada masyarakat kecil yang berjualan di pasar, tukang ojek, sehingga ekonomi daerah dapat berjalan dengan baik.

“Jadi ketika mereka ini diangkat sudah tentu dapat meningkatkan perekonomian kita di Aru meningkat sehingga Katong punya mama-mama, tukang ojek, om sopir dan sebagainya juga sejahtera,” ujar Johan .

Sementara pantauan media ini, aksi mimbar bebas tersebut dipimpin oleh David Orun selaku Penanggung jawab aksi dan Korlap David Faturey, sedangkan jendral lapangan oleh Melki Siarukin.

Dalam aksi yang dimulai sekira pukul 12.30 WIT, terlihat mereka melakukan orasi orasi di depan jalan Lukas Mairering secara bergantian serta membagi bagi selebaran kepada pengguna jalan yang lewat serta memasang spanduk di tembok pertigaan yang bertulisan “Rakyat Aru Menggugat!!!”.

Selain itu, 5 buah Pamplet yang bertuliskan Rakyat Aru menggugat, Bupati seng tau kerja, Selamatkan P3K/CASN, Kembalikan kepala BPKSDM serta Bapa Bupati seng sayang Katong ( P3K ).

Selain itu, dalam tuntutan aksi mereka Meminta kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Aru agar segera membayar hak hak guru yang belum terbayarkan.

Kemudian, Meminta Bupati Kabupaten Kepulauan Aru untuk kembalikan Jabatan Kepala BKD Kabupaten Kepulauan Aru yang diberhentikan secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.

Selanjutnya Mendesak Bupati Kabupaten Kepulauan Aru agar tidak mementingkan kepentingan pribadi sehingga mengorbankan PPPK dan CASN.

Pukul 16.00 WIT Masa aksi membubarkan diri meninggalkan tempat aksi dalam keadaan aman dan lancar.

Exit mobile version