Site icon BeritaJar

Perkuat Karakter Siswa, SMPN 2 Dobo Gelar Bimbingan Kerohanian

Dobo, BeritaJar.com: Guna memperkuat karakter pada siswa, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Dobo menggelar Bimbingan Kerohanian, dengan mengusung tema ” Iman Memberi Harapan “.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 19-20 Maret bertempat di SMPN 2 Dobo.

“Kegiatan pembinaan rohani yang kami laksanakan ini selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis. Hari pertama kemarin pembukaannya dibuka oleh oleh bapak Kepala Sekolah dan diikuti siswa Kristen dan Katolik kelas 8 dan 9,” kata salah satu guru SMPN 2 Dobo, Anthinie Ch. Salakory kepada beritajar.com, Kamis (20/3/2025).

Sedangkan dihari kedua (Kamis), lanjutnya diikuti oleh siswa kelas tujuh (7). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari jamaah Dobo, pendeta O. Sapulette.

“Jadi saat bapak Kepala Sekolah kasih sambutan, beliau tekankan bahwa kegiatan ini berdasarkan Surat Edaran 3 Menteri tanggal 20 Januari 2025,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan pembinaan rohani ini siswa dituntut untuk bagaimana mengenal diri mereka sendiri dan memperkuat karakter mereka, serta bertujuan untuk mendorong kemampuan literasi siswa-siswi melalui pendekatan yang inovatif dan menyenangkan.

“Karena menurutnya, pintar tapi tidak berkarakter itu sama saja bohong. Jadi inti dari kegiatan ini bagaimana karakter siswa dibentuk, diperkuat supaya bisa menjadi anak-anak yang berguna nanti untuk bangsa dan negara,” tutur Salakory.

Pada kesempatan tersebut, terlihat siswa-siswi sangat antusias mengikuti kegiatan ini, mereka menunjukkan minat yang besar untuk berpartisipasi dan belajar.

Melalui bimbingan rohani kreatif ini, diharapkan siswa-siswi SMPN 2 Dobo tidak hanya berkembang dalam hal spiritualitas, tetapi juga memiliki peningkatan dalam kemampuan literasi yang akan mendukung prestasi akademik.

“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi siswa-siswi, sehingga memperkuat pemahaman agama, penguasaan literasi serta peningkatan kesadaran rohani yang lebih dalam,” pungkas Salakory.

Exit mobile version