Site icon BeritaJar

Akibat Mabuk Berat, Seorang Warga di Aru Pukul Dokter

Dobo, BeritaJar.com: Akibat mabuk berat, seorang warga Aru di desa Longgar kecamatan Aru Tengah Selatan menyaniaya seorang dokter yang bertugas di desa setempat.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, SIK,.MH melalui Kasi Humas, IPDA Pricillia C. Alfons, S.Kom menyampaikan bahwa kejadian di desa Longgar pada Jumat, (07/3) pukul 18.50 WIT. Pelakunya dua orang bernama Kristo dan Barce. Sedangkan korban adalah seorang dokter bernama Jhon Maydeni Purba (37).

“Kejadiannya di desa Longgar pada hari Jumat kemarin bertempat di depan toko Koko Aldi Desa Apara. Jadi yang mencekik leher korban yaitu saudara Kristo,” ucapnya kepada media ini, Rabu (11/3/2025).

Menurutnya, berdasarkan kronologis kejadian, pada saat itu korban sedang menanyakan tentang kapan ada angkutan yang berangkat ke kota Dobo ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru, dan saat itu ia diberitahukan oleh seorang masyarakat desa apara bahwa ada orang mabuk yang melakukan pengerusakan terhadap mobil ambulans yang di parkirkan di depan toko Koko Aldi, sehingga dirinya keluar untuk melihat Mobil tersebut.

Sesampainya disana, korban menghentikan pelaku untuk jangan melakukan pengerusakan mobil ambulans, karena pelaku tidak puas setelah di hentikan oleh sang dokter ( korban) sehingga pelaku langsung mencekik leher korban dan memukulnya sebanyak 1 kali pada bagian telinga sebelah kiri.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Kasi Humas, korban tidak puas sehingga melaporkan ke pihak Kepolisian Polsubsektor Longgar guna Proses lebih lanjut.

“Atas perbuatannya itu, korban sang dokter langsung melaporkan masalah tersebut ke kantor Polsubsektor Longgar dan langkah-langkah yang diambil oleh pihak kepolisian adalah turun ke TKP dan mengundang pelaku datang ke Mako Polsubsektor Longgar. Disamping itu, mengamankan pelaku ke rumah karena sudah mabuk berat serta menerima bukti rekaman kejadian,” ungkap Alfons.

Kasi Humas juga menambahkan, saat ini, permasalahan tersebut telah dilimpahkan ke Polres Kepulauan Aru untuk ditindaklanjuti.

“Masalah ini telah di lanjutkan di Polres Kepulauan Aru guna membuat efek jera terhadap pelaku dan siapa saja yg sering membuat masalah di dalam desa yang mana selama ini banyak kejadian yang terjadi diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Alfons.

Exit mobile version