Site icon BeritaJar

Antisipasi Lonjakan Penumpang Ramadhan dan Idul Fitri, Pelni Dobo Tambah Dua Kapal

Dobo, BeritaJar.com: Antisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik ramadhan dan lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, PT Pelni Cabang Dobo mendapat penambahan dua kapal untuk rute pelayaran wilayah Maluku-Papua.

“Dua kapal tambahan ini masing masing KM Gunung Dempo dan KM Dobonsolo. Dengan penambahan kapal tersebut, total terdapat 5 kapal yang akan beroperasi untuk membantu kelancaran arus mudik dan arus balik lebaran,” ungkap Kepala PT Pelni Cabang Dobo, Ibrahim kepada media ini pada Jumat (7/3/2025) .

Selain itu, menurutnya, penambahan 2 kapal tersebut Pelni cabang Dobo juga menyiapkan KM Labobar, KM Leuser dan KM Sirimau untuk melayani penumpang di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2025.

Di awal Ramadhan ini, kata Ibrahim, arus penumpang di pelabuhan Yos Sudarso Dobo masih kondisi stabil, dimana penumpang yang naik dan turun masih seimbang. Diprediksi lonjakan akan mulai terjadi pada pertengahan Maret 2025.

“Kalau sekarang belum menunjukkan peningkatan yang signifikan, masih normal. Biasanya momennya paling banyak pada waktu menjelang Lebaran,” ucapnya.

Ia mengaku, lonjakan penumpang di pelabuhan Yos Sudarso Dobo akan meningkat nanti pada H-10 saat lebaran, sehingga pihaknya telah mengantisipasi hal-hal yang terjadi.

“Yang jelas mendekati lebaran nanti ada peningkatan penumpang sehingga kami telah mengantisipasi dengan penambahan dua kapal yakni KM. Gunung Dempo dan KM. Dobonsolo untuk arus mudik,” papar Ibrahim.

Dia juga menambahkan untuk masyarakat yang akan mudik diharapkan membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan kapal. Pembelian tiket sekarang lebih mudah dan gampang.

“Bisa di beli di aplikasi PELNI Mobile, kantor Pelni Cabang Dobo atau Travel Agent Resmi,” katanya.

Sementara terkait dengan tiket nonton site, kepala Pelni Dobo katakan bahwa belum ada instruksi dari kementerian perhubungan sehingga saat ini penjualan tiket hanya berdasarkan tempat tidur.

“Untuk tiket nonton site ini memang tidak ada, sehingga kami hanya menyurati kementerian perhubungan untuk penambahan dua kapal melayani jalur Dobo agar mengantisipasi lonjakan penumpang saat lebaran nanti,” jelas Ibrahim.

Exit mobile version