Dobo, BeritaJar.com: Warga Aru kembali dihebohkan dengan penemuan sosok mayat pria tanpa identitas di pantai desa Ujir, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kepulauan Aru pada Minggu (29/12/2024).
Mayat tersebut ditemukan ketika seorang warga setempat sedang melintasi di bibir pantai saat memeriksa peralatan tangkapannya untuk melaut.
“Iya benar, ada penemuan sosok mayat tadi pagi oleh warga desa Ujir, dan kepala desa setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kanit Reskrim Polsek Pulau-Pulau Aru sekitar pukul 12.19.WIT dan dilaporkan ke Kapolsek untuk ditindaklanjuti,” ungkap Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, Sik,.MH melalui Kasubsipenmas, Aipda Yubilino Sahertian, SH kepada beritajar.com di Dobo.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Kepolisian, Basarnas dan Lanal Aru, langsung menuju lokasi untuk memeriksa kondisi mayat dan mengevakuasinya guna identifikasi lebih lanjut.
“Jadi tim gabungan menuju TKP di pantai desa Ujir menggunakan speedboat milik Basarnas Dobo untuk evakuasi mayat ke Dobo,” ucap Sahertian.
Dijelaskan pula, team gabungan melakukan evakuasi terhadap Mayat tersebut terhambat akibat hujan dan angin serta gelombang yang membuat speed boat tidak dapat merapat ke tepi pantai, sehingga 3 personel Basarnas turun dari speed boat sambil berenang menuju pantai tempat mayat di temukan.
Selanjutnya mengangkat mayat dan memasukkan ke dalam kantong jenazah lalu berenang membawa ke Speed Boat Basarnas.
Pukul 16.07 Wit Kanit Reskrim Polsek, satu Personil Polairud Polres Aru serta 4 Personil Basarnas Kepulauan Aru bertolak dari Desa Ujir menuju Pelabuhan Rakyat Dobo.
Kemudian sekitar pukul 17.17.Wit Speed Boat Basarnas tiba di Pelabuhan Rakyat Dobo, selanjutnya membawa jenazah ke RSU Cendrawasih Dobo dengan menggunakan R4 Ranger Patroli Polsek Pulau-Pulau Aru yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Hengky Nanuru dan beberapa anggota kepolisian.
Setibanya di RSU Cendrawasih Dobo langsung di bawah ke ruang jenazah untuk dilakukan Visum et repertum oleh Dokter RSU, kemudian diangkat ke Mobil Jenazah RSUD Dobo menuju tempat pemakaman muslim di Kilo 7.
“Perlu diketahui bahwa langkah yang diambil karena jenazah tersebut sudah membusuk dan tidak memiliki identitas, sehingga tidak bisa bertahan lama lagi dan Jenazah tersebut di kebumikan secara Agama Islam pada malam sekitar pukul 20.21 WIT,” pungkas Sahertian.

