Dobo, BeritaJar.com: DPRD Kepulauan Aru menggelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar APBD Tahun 2025, Senin (2/12/2024).
Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Sementara DPRD Aru (Gedung Sitakena), dipimpin oleh Ketua DPRD Aru, Feny Silvana Loy dan didampingi Wakil Ketua I DPRD, Udin Belsigawai dan Wakil Ketua II Rizal Djabumir.
Hadiri pula Bupati Kepulauan Aru yang diwakili Muin Sogalrey, unsur Forkompinda, Anggota DPRD serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Aru.
Bupati Kepulauan Aru dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Aru mengatakan bahwa pada penyampaian dokumen pengantar KUA-PPAS tahun anggaran 2025, telah menjelaskan peranan APBD yang antisipatif dan fleksibel dalam merespon kebutuhan intervensi penanganan kesehatan, perlindungan masyarakat, dan dukungan kepada dunia usaha, menjadi prioritas pembangunan tahun 2025.
“Yang mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, bupati menyampaikan ikhtisar postur apbd 2025 Kepulauan Aru yang meliputi pendapatan dan belanja daerah dengan ringkasannya sebagai berikut:
1. Pendapatan daerah dianggarkan
sebesar Rp.987,733.426.066, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dianggarkan sebesar Rp.55.272.251.624 dengan rincian sebagai berikut:
a. Pajak daerah dianggarkan
sebesar Rp. 7.115.464.621.
b. Retribusi daerah dianggarkan
sebesar Rp.8.261.754.900.
c. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dianggarkan sebesar Rp.4.915.188.467,00.
d. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dianggarkan sebesar Rp.34.979.843.636.
Pendapatan transfer dianggarkan sebesar rp.927.461.174.442, dengan rincian sebagai berikut:
a. Transfer pusat dari pemerintah pusat, dianggarkan sebesar Rp.905.986.290.000.
b. Transfer antar daerah, dianggarkan sebesar Rp.21.474.884.442.
c. Lain-lain pendapatan daerah yang sah, dianggarkan Rp. 5.000.000.000.
d. Lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dianggarkan Rp. 5.000.000.000.
Belanja daerah, dianggarkan
rp. 999.806.710.233 dengan rincian sebagai berikut:
a. Belanja operasi, dianggarkan sebesar rp. 672.932.429.929 dengan rincian sebagai berikut:
1. Belanja pegawai dianggarkan
Rp. 389.307.646.553.
2. Belanja barang dan jasa dianggarkan Rp. 252.649.076.341.
3. Belanja hibah dianggarkan
Rp. 30.845.707.035.
4. Belanja bantuan sosial dianggarkan Rp. 130.000.000.
Belanja modal, dianggarkan sebesar Rp.163.690.228.404, dengan rincian sebagai berikut:
a. Belanja modal tanah dianggarkan Rp. 31.282.667.779.
b. Belanja modal peralatan dan mesin, dianggarkan Rp. 11.971.776.750.
c. Belanja modal gedung dan bangunan dianggarkan Rp. 76.424.908.875..
d. Belanja modal jalan, jaringan dan irigasi dianggarkan Rp. 44.010.875.000.
Belanja transfer, dianggarkan sebesar rp.163.184.051.900, dengan rincian sebagai berikut:
a. Bantuan keuangan, dianggarkan
sebesar 163.184.051.900.
Pembiayaan daerah:
1. Penerimaan pembiayaan daerah, dianggarkan sebesar Rp.15.000.000.000.
2. Pengeluaran pembiayaan daerah, dianggarkan sebesar rp.2.926.715.833 yang diperuntukkan untuk penyertaan modal daerah.
Dengan demikian maka, jumlah penerimaan pembiayaan
sebesar Rp. 15.000.000.000 dan jumlah pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.2.926.715.833. Sedangkan pembiayaan netto dianggarkan sebesar Rp.12.073.284.167.
“Demikian, kami sampaikan pada forum yang terhormat ini, harapan bersama dapat segera dibahas untuk dapat disetujui bersama, sehingga penetapan APBD Kabupaten Kepulauan Aru tahun anggaran 2025 dapat diselesaikan tepat waktu untuk selanjutnya menjadi dasar bagi SKPD dalam menyusun DPA-SKPD,” ungkap Gonga.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dukungan dan kerja sama pimpinan dan segenap anggota DPRD, sehingga proses pelayanan publik kemasyarakatan tetap berjalan dengan baik.
“Dan dalam semangat kemitraan diharapkan dapat di bahas bersama sesuai dengan agenda dengan fokus kita tetap berupaya agar rakyat akan terus terlindungi dan pulih kembali,” pungkas Gonga.
Usai memberikan sambutan, Wabup Aru menyerahkan dokumen nota pengantar APBD Kepulauan Aru Tahun 2025 dari Pemkab Aru kepada Ketua DPRD Kepulauan Aru.






