Site icon BeritaJar

Pemkab Aru Gelar Gerakan Seniman Masuk Sekolah

Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah atau GSMS, Selasa (8/10/2024) malam.

Kegiatan GSMS yang berlangsung di gedung GOR tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey dan dihadiri Forkopimda Aru, pimpinan OPD lingkup Pemkab Aru serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan oleh Wabup Muin Sogalrey menyampaikan bahwa kemajuan IPTEK dan informasi memiliki dampak yang luas pada semua aspek kehidupan dengan kemudahan dalam mengakses informasi global melalui internet mempengaruhi pengetahuan karakter dan jati diri kita sebagai anak bangsa Indonesia yang terbentuk dari kebhinekaan kearifan lokal.

Dikatakan, kita semua dihadapkan dengan tantangan tersebut mampukah kita melalui era 5.0 dengan tetap menjadi jati diri kita sebagai anak bangsa Indonesia..?.

Selain itu, pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru memandang tantangan dan pengaruh di era 5.0 perlu disikapi dengan pendidikan.

“Pendidikan tidak hanya sebagai proses dalam pengembangan potensi kognisi (pengetahuan) dan keterampilan saja, tetapi juga mengembangkan aspek nilai-nilai kebaikan dan moralitas (pendidikan berkarakter) dengan suatu proses upaya enkulturasi (pembudayaan) nilai-nilai luhur sehingga anak-anak generasi dapat memiliki ketahanan budaya yang dapat menyikapi perubahan zaman dengan lebih arif dan bijaksana serta tidak mudah tergerus arus perubahan zaman dengan dampak negatifnya,” ucap Gonga.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kepulauan Aru menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek RI atas rumusan Program GSMS dan khususnya keikutsertaan Kabupaten Kepulauan Aru dalam program GSMS tahun 2024.

GSMS diharapkan, kata Gonga mampu menginspirasi dan memenuhi pendidikan anak seutuhnya untuk membangun iklim sekolah yang menyenangkan, mencerdaskan dan menguatkan serta menciptakan warga sekolah yang dapat mengapresiasi seni budaya yang ada di masyarakat.

“Harapan kami kiranya Kabupaten Kepulauan Aru selalu diikutsertakan dalam program GSMS Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Dirjen Kebudayaan setiap tahun,” pintah bupati.

Dirinya juga mengatakan, sejalan dengan Tema Nasional GSMS tahun 2024 yaitu “Perjuangan”, Pemkab Kepulauan Aru mengangkat dua kondisi yang menjadi inspirasi dalam perumusan tema GSMS Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2024 sebagai berikut.
Pertama, Semangat perjuangan dalam melestarikan objek kebudayaan alat musik tiup barimbang yang terancam dilupakan.

Kedua, Semangat perjuangan akan kesadaran keberadaan Kepulauan Aru Papua dan Australia yang terbentang dalam satu bentangan paparan sahul.

Kedua kondisi tersebut dirumuskan menjadi tema GSMS Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2024 yaitu “Suara Anak Sahul”.

Bupati dua periode ini berharap, melalui GSMS Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2024 dapat membentuk anak-anak jargaria yang cakap dalam menggunakan alat musik barimbang yang diikuti dengan terbentuknya karakter dengan nilai-nilai keindahan dan keharmonisan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam perbedaan.

Atas nama pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, bupati menyampaikan terima kasih kepada Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Republik Indonesia dan kepada semua pihak yang telah memberikan kerja keras dedikasi dan loyalitas dalam persyaratan GSMS Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2004.

“Kepada para peserta festival teruslah semangat gunakanlah momentum festival ini sebagai ajang untuk mengekspresikan hasil pembelajaran dan para seniman terbaik Kabupaten Kepulauan Aru,” tukas Gonga berpesan.

Exit mobile version