Site icon BeritaJar

Buat Postingan Menghasut di Medsos, Akun Ini Akhirnya Minta Maaf

Dobo, BeritaJar.com: Akun facebook bernama “Djapanjatay Narthy” lagi ramai diperbincangkan di media sosial lantaran postingannya yang dinilai bernada provokasi dan menghasut.

Narthy membuat cuitan yang dinilai menyerang atau menyindir saudari inisial LP karena sakit hati.

Dalam postingannya, Narthy membagikan pendapatnya yang ditandai dengan ponakannya yang bernama inisial PP yang menyebut “ Pertandingan antar 3 kampung coy🤣🤣🤣 Ktg tunggu dan pastikan kemenanganya…”.

Dari postingan ini, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa status tersebut berkaitan dengan terjadinya peristiwa pekelaian antara sekelompok warga Kalar-kalar, Ujir dan Samang yang terjadi beberapa hari kemarin di kota Dobo.

“Jadi status yang dibuat oleh akun Facebook atas nama ND alias Narty ini bukan berkaitan dengan kejadian kemarin, tetapi tentang kisahnya dengan mengibaratkan tiga orang laki-laki yang berpacaran dengan satu perempuan tersebut sebagai 3(tiga) kampung,” ungkap Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, S.I.K., MH melalui Kasubsipenmas, Aipda Yubilino Sahertian, SH, Jumat (6/9/2024) dalam rilisnya yang diterima media ini.

Dijelaskan, ND alias Narty membuat postingan dengan maksud untuk menyindir saudari LP karena dirinya sakit hati dengan orang tuanya yang menceritakan ia masih pacaran dengan seorang lelaki berinisial TK tapi sudah tinggal serumah.

“Sehingga mendengar hal itu Narty ini merasa sakit hati dan kemudian membuat postingan tersebut untuk menyindir anaknya (LP),” ucap Sahertian.

Dirinya juga menyampaikan, terhadap pemilik akun facebook tersebut, pihak kepolisian telah melakukan Interview dalam rangka klarifikasi/penyelidikan pada hari Jumat Tgl 06 Sept 2024 pukul 02.15 WIT.

“Dari hasil penyelidikan tadi, dapat diketahui bahwa yang bersangkutan berumur 27 tahun dan bekerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah SMP di Aru Selatan. Saat ini ia sementara tinggal di Dobo,” jelasnya.

Yang bersangkutan (ND alias Narty) kata Sahertian telah mengetahui kesalahannya dan sudah meminta maaf.

“Saudari Narty ini sudah meminta maaf di hadapan polisi dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang dapat menghasut orang lain,” jelasnya.

Olehnya, Kasubsipenmas Polres Aru ini menghimbau agar masyarakat jangan membuat postingan atau kalimat yang menghasut, mengadu domba dengan tujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan.

“Kami berharap masyarakat jangan membuat postingan atau ajakan yang bersifat menghasut atau mengadu domba, apalagi dalam momen Pilkada saat ini yang dapat memecahkan belah satu dan lainnya. Mari Katong jaga Aru ini dengan menciptakan Kamtibmas yang aman dan damai,” pungkas Sahertian sembari mengajak.

Exit mobile version