Dobo, BeritaJar.com: Warga Dobo, Kepulauan Aru dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki terapung di laut tepatnya depan Pelabuhan Ferry, Kelurahan Galay Dubu Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kamis (5/9/2024) sekitar 17.05 WIT.
Domses salah warga Dobo
mengatakan, jenazah tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan warga Dok yang sementara bongkar kayu di pelabuhan Ferry. Awalnya, warga yang berada di sekitar pelabuhan ferry melihat sesuatu yang mengambang di laut.
“Pertama kali yang dapat lihat mayat tersebut adalah warga Dok. Mereka sementara bongkar kayu di pelabuhan,” katanya kepada beritajar.com.
Dikatakan, atas penemuan itu warga langsung melaporkan ke kantor Polsubsektor Kawasan Pelabuhan Dobo untuk mengevakuasi jasad tersebut. Kabar pun cepat menyebar sehingga warga ramai-ramai mendatangi lokasi penemuan mayat untuk melihat dari jarak dekat.
“Tadi beta dengan beberapa teman nelayan bersama pihak kepolisian langsung mengevakuasi mayat tersebut dengan menggunakan speedboat. Banyak warga juga datang melihat,” ucap Domses.
Selain itu menurutnya, saat ditemukan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut mengapung dalam posisi tengkurap dan hanya mengenakan celana pendek warna hitam tanpa baju.
Dugaan sementara mayat tersebut merupakan salah satu korban ABK kapal nelayan. ” Dipastikan mayat itu adalah abk kapal, karena jasadnya tidak dikenali lagi dan sudah berbau. Sementara ciri-cirinya kulit warna putih dan ada tato di lengan kanan serta diperkirakan jasad tersebut adalah anak muda,” jelas pria yang sehari-hari mencari di pelabuhan rakyat Dobo.
Sementara itu, Kasubsipenmas, Aipda Yubilino Sahertian, SH kepada media ini membenarkan penemuan mayat di perairan Pelabuhan Ferry tersebut.
“Iya benar tadi ada penemuan sesosok mayat laki-laki di sekitar perairan pelabuhan Dobo dan anggota kepolisian dari Polsubsektor Kawasan Pelabuhan Dobo dibantu warga setempat telah mengevakuasi mayat tersebut,” ujarnya.
Sahertian menyampaikan, setelah dievakuasi ke darat dengan speedboat, anggota kepolisian dibantu oleh warga langsung mengangkat jasad tersebut ke dalam mobil dan dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Cendrawasih Dobo untuk divisum.
“Jadi usai dibawah ke darat langsung diserahkan ke anggota Satuan Reserse Kriminal (INAFIS) dan dibantu dengan personil Satuan Samapta Polres Kepulauan Aru dengan menggunakan mobil Patroli Satuan Sabhara menuju ke RSUD Cendrawasih Dobo untuk di visum,” ungkapnya.
Ditanya soal motifnya, Sahertian mengatakan bahwa belum mengetahui penyebab peristiwa tersebut.
“Untuk motifnya kami belum mengetahui, soalnya baru dibawah ke RSU Cendrawasih untuk divisum sehingga nanti hasilnya telah didapat akan kita sampaikan,” pungkasnya.







