FGD “Si Eko Durasi Cepat” Tingkatkan Pelayanan Keprotokolan Berbasis Digital di Pemkab MBD

oleh -

Tiakur, BeritaJar.com: Asisten Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Simon Dahoklory, S.Sos, M. Si mewakili bupati membuka Focus Group Discussion (FGD) Diseminasi Keprotokolan Berbasis Digital Akurat Sistematis Cepat dan Tepat “Si Eko Durasi Cepat”, Jumat (9/8/2024) di ruang rapat kantor Bupati MBD.

Pelaksanaan FGD yang digagas Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda MBD Reformer David Ronaldo Lerrick, S.Sos adalah salah satu Peserta Pelatihan Kompetensi Administrator (PKA) Angkatan XI Tahun 2024.

Selain itu, kegiatan ini merupakan suatu gagasan rencana aksi perubahan untuk pemanfaatan teknologi digital dengan pembuatan aplikasi “Si Eko Durasi Cepat” dalam peningkatan kinerja pada Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD).

Asisten Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, Simon Dahoklory dalam sambutannya menyampaikan, hal mendasar dalam pelaksanaan keprotokolan di lingkungan kerja Pemkab
MBD adalah koordinasi dan adanya sinergitas yang baik bersama pimpinan OPD serta wartawan.

“Oleh karenanya diperlukan adanya upaya dan inovasi, maka pada hari ini dalam FGD projects aplikasi Si Eko Durasi Cepat untuk dapat terus meningkatkan kulitas koordinasi antara protokol dan Perangkat Daerah agar penyelenggaraan keprotokolan dan pelayanan terhadap pimpinan dapat berjalan cepat, tepat dan maksimal,” ucapnya.

Dijelaskan, dalam rangka meningkatkan pelayanan keprotokolan di lingkungan Pemda MBD melalui Bagian Prokopim kabupaten MBD pada Rencana Aksi Perubahan berupa pembentukan jejaring kerja keprotokolan berbasis digital atau yang di singkat “Si Eko Durasi Cepat” yang terdiri dari Promoters Bupati, Wakil Bupati Tim kerja Akademisi dan wartawan MBD.

“Adapun kedepannya SDM pada jaringan kerja ini akan diberikan sosialisasi maupun pemberian informasi serta pelaksanaan rapat koordinasi secara rutin dan berkala dalam upaya peningkatan kompetensi dan peningkatan kualitas pelayanan keprotokolan dan publikasi, sehingga masyarakat dapat mengetahui hal-hal apa saja yang telah pemerintah daerah telah kerjakan dan atau apa saja yang sementara pemerintah daerah rancangkan dalam melayani masyarakat,” ujar Dahoklory.

Disamping itu, kunci keberhasilannya adalah koordinasi dan komunikasi, dan hendaknya sebuah kegiatan dapat menjadi perekat untuk menghubungkan pimpinan dan perwakilan antar instansi yang hadir agar ego sektoral disetiap kegiatan bersama harus diredam sehingga setiap acara atau kegiatan akan berjalan sesuai yang diharapkan.

Dirinya juga menambahkan adanya pemikiran bahwa keprotokolan di MBD harus dioptimalkan, terutama untuk memadu serasikan aktifitas antar pimpinan terkait dalam sebuah kegiatan atau event.

Hal ini lanjut Dahoklory, dilakukan dengan tujuan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan apa yang sudah direncanakan dapat mencapai target, karena harus diakui bahwa fungsi keprotokolan mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap pelaksanaan sebuah kegiatan.

“Siapapun yang menjadi bagian dari tugas keprotokolan ini harus mampu berkomunikasi, berkordinasi dan berkolaborasi sehingga dapat meyakinkan bahwa kegiatan dapat berjalan dengan baik dan berharap mudah-mudahan setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah MBD dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh Masyarakat,” tutur Dahoklory sembari berpesan.

Turut menghadiri kegiatan FGD : Kadis Kominfo, Kaban Keuangan dan Aset Daerah, Kaban Bapelitbang, Bagian Hukum, Mentor dan Perwakilan PWI MBD. (JQ)