Site icon BeritaJar

Bupati MBD Serahkan Bantuan Tangkap Bagi 30 Nelayan

Tiakur, BeritaJar.com: Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach memberikan bantuan sarana penangkap ikan berupa mesin tempel Tohatsu 9,8 PK kepada 30 kelompok Nelayan, Selasa (23/7/24) di Stan Dinas Perikanan Lapangan Kalwedo-Tiakur.

30 penerima tersebut tersebar di 6 Kecamatan yakni Kecamatan Moa, Kecamatan Kisar Selatan, Kisar Utara, Kecamatan Romang, Dawera Dawelor dan Kecamatan Marsela.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten MBD, Herdi D. Ubro dalam laporannya mengungkapkan Kabupaten MBD merupakan Kabupaten Kepulauan yang memiliki 3 gugus pulau, dengan luas 34,623,97 km2 atau 13, 65 %, yang terdiri dari wilayah daratan seluas 4, 725,35 km2 atau 86,35 %. Dengan kondisi sebagian besar desa / dusun berada di pesisir pantai sehingga kehidupan masyarakatnya juga adalah nelayan.

Dikatakan, Pemberian Bantuan Mesin tempel kepada nelayan kecil dan merupakan upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas dan kemampuan serta peningkatan taraf hidup para nelayan dan pembudidayaan ikan kecil demi terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan.

“Nelayan kecil mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan perekonomian, terutama dalam meningkatkan perluasan kesempatan kerja, pemerataan pendapatan, dan peningkatan taraf hidup nelayan kecil dan dengan tetap memelihara lingkungan, kelestarian dan ketersediaan sumber daya ikan,” katanya.

Selain itu, pemberian bantuan sarana mesin tempel yang diberikan ini adalah untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah untuk membangun MBD pada sektor kelautan dan perikanan yang terintegrasi dari hulu ke hilir untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat MBD lebih khusus pelaku usaha perikanan.

“Pemberian Bantuan Mesin Tempel Tohatsu yang diberikan saat ini adalah merupakan bentuk kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya dengan Badan Perbatasan Nasional Republik Indonesia yang diberikan melalui Dinas Perikanan Kabupaten untuk di salurkan kepada Nelayan Kecil di Kabupaten Maluku Barat Daya,” jelas Ubro..

Ditambahkan pula, adapun tujuan pemberian bantuan ini adalah Meningkatkan Produksi hasil perikanan di Kabupaten Maluku Barat Daya, Dapat meningkatkan kesejahteraan hidup nelayan dan dalam rangka mendukung Pembangunan Sarana dan Prasarana Sentra Kelautan dan Perikanan (SKPT )
Pelabuhan Perikanan Tiakur dan Pasar Ikan Snyioli Leta Tiakur.

“Sarana yang diberikan adalah Mesin Tempel Tohatsu 9,8 PK kepada 30 Kelompok Penerima yang berada di kecamatan 6 Kecamatan yakni Kecamatan Moa, Kecamatan Kisar Selatan, Kisar Utara, Kecamatan Romang, Dawera Dawelor dan Kecamatan Marsela,” ungkap Ubro.

Kadis Perikanan dan Kelautan ini juga menyampaikan pemberian bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada Kecamatan Moa dengan Nama Kelompok Serbaguna di Desa Nyama atas nama Alfret Sairnuni Kecamatan Dawera Dawlor dengan Nama Kelompok Watutlel
di Desa Watuwey atas nama Hendrik Jando Jefleulawal Kecamatan Masela dengan nama kelompok Tiga Saudara di
Desa Lawawang atas nama Frans Tiwery.

“Semoga dengan pemberian bantuan sarana mesin tempel ini para kelompok penerima dapat memanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perairan, meningkatkan produksi hasil tangkapan sehingga berdampak pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan para nelayan,” pintahnya.

Ditempat yang sama, Bupati MBD Benyamin Noach menyampaikan selama ini Pemerintah Daerah setiap tahun memberikan bantuan dari sektor perikanan.

“Kita menyadari sungguh bahwa potensi kelautan kita cukup besar dan ikan kita banyak tapi ikan berenang semua, olehnya kita butuh alat tangkap untuk bisa mengambil ikan itu dan mendapatkan uang dari situ,” katanya .

Ia mengaku, Pemerintah Daerah terus membantu masyarakat dengan harapan masyarakat yang mendapatkan bantuan juga menyadari bahwa bantuan ini bukan bantuan terus menerus.

“Karena ada sekelompok orang yang tahun lalu sudah terima, namun tahun depan minta lai. Padahal Pemerintah membantu rakyatnya memberikan modal berupa mesin dan bodi bisa cari uang dan dapat hidup.

“Harapannya kalau kita memberikan bantuan setiap tahun 100 unit kita berharap 100 unit itu akan terus beroperasi. Kalau di MBD ini ada 5000 unit 5000 unit itu akan kontinyu kita merubah sistem kapasitas mesin ternyata setelah kami pelajari di desa-desa itu kesulitan bahan bakar kalau mesinnya 40 PK pasti nelayannya kesulitan mendapatkan uang untuk membeli BBM oleh karena itu kami turunkan kapasitas mesin dari 40 PK menjadi 25 PK, 15 PK terakhir ini 8 PK,” pungkas Noach.

Dirinya juga berpesan agar penerima bantuan tersebut dapat memanfaatkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan Kelompok.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten MBD Relly A. Noach, Wakil Bupati MBD Drs. Agustinus L. Kilikily bersama ibu Elen Kilikily, Pj. Sekretaris Daerah Drs. Daud Remialy bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten MBD Adencie Reimialy, Para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat Se Kabupaten MBD, peserta penerima bantuan. (JQ)

Exit mobile version