Tiakur, BeritaJar.com : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Rapat Paripurna Khusus dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten ke-16, Sabtu (20/7/2024).
Rapat paripurna kelahiran kabupaten yang ke-16 di Ruang Sidang Paripurna DPRD itu, dipimpin langsung Ketua DPRD MBD Petrus A. Tunay, A.Md., didampingi oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kab. MBD dan dihadiri Bupati, Benyamin Th. Noach, ST dan Wakil Bupati MBD, Drs. Agustinus L. Kilikily.
Hadir pula, Forkopimda MBD, Sekretaris Daerah, Ketua DWP MBD, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab MBD, Pimpinan Instansi Vertikal serta undangan lainnya.
Ketua DPRD MBD, Petrus A. Tunay dalam sambutannya menyatakan bahwa di usia Kabupaten Maluku Barat Daya yang ke-16 tahun ini ibarat umur manusia, maka akan memasuki masa remaja dimana berada pada fase kehidupan masa remaja, dimana merupakan tahap perkembangan manusia yang penting untuk meletakkan dasar-dasar yang baik.
“Refleksi ini perlu kita lakukan karena merupakan salah satu upaya untuk memahami potensi serta kekurangan diri untuk selanjutnya mampu mengantisipasi tantangan dan hambatan yang ada di depan. Kita merefleksi apa saja yang telah dilakukan baik oleh pendahulu kita maupun kita sekalian,” ucapnya.
Dikatakan, refleksi tersebut menjadi titik tolak kita guna menentukan langkah dan sikap ke depan yang lebih baik, untuk itu dengan momentum HUT ke 16 Kabupaten Maluku Barat Daya ini dibawah sorotan tema “Satukan Tekad Menuju Mbd Hebat”.
“Tidak lupa, saya mengajak kepada segenap elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan bekerja keras, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, maka kita akan dapat mensukseskan pembangunan di Kabupaten Maluku Barat Daya yang kita cintai ini, karena hanya dengan modal kebersamaan dan kerja keraslah kita akan dapat meraih cita-cita kita mewujudkan Kabupaten Maluku Barat Daya yang maju, mandiri sejahtera dan berkeadilan dalam bingkai Kalwedo,” ujar Tunay.
Ketua DPRD juga menyampaikan, dengan semangat kegotong royongan dan kebersamaan kita akan melangkah kedepan menuju harapan yang dicita-citakan bersama, mampu bersaing dengan daerah lain dari berbagai aspek, sehingga menjadi maju dengan perekonomian serta kwalitas sumber daya manusia sumber daya alam.
“Agar Pemda MBD mendorong untuk pembangunan depot Pertamina di Kabupaten Barat Daya agar tidak terjadi kelangkaan BBM di Kabupaten MBD,” katanya.
Sementara itu, Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, ST dalam pidatonya memaparkan bahwa Kabupaten Maluku Barat Daya 5 kali berturut-turut mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI Maluku atas laporan keuangan tahun 2023.
“Ini merupakan suatu pencapaian yang membanggakan atas nama pribadi dan lembaga DPR dan DPRD kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada bupati wakil bupati dan seluruh jajarannya,” ungkapnya.
Dirinya juga mengajak seluruh komponen pembangunan yang ada di Kabupaten MBD khususnya yang hadir saat ini, untuk menjadikan HUT Kabupaten Maluku Barat Daya sebagai sarana untuk mengingat dan melihat kembali terhadap apa yang telah dan akan kita lakukan demi dan untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya.
“Hal ini memang tidaklah mudah diwujudkan akan tetapi dengan dilandasi rasa memiliki, komitmen yang kuat dan semangat kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Maluku Barat Daya, saya percaya dengan pertolongan Tuhan, kita dapat melakukan yang terbaik untuk kemajuan Maluku Barat Daya yang kita cintai,” tutur Noach.
Saat ini, lanjut Bupati, 16 tahun telah kita jalani bersama dalam mengisi otonomi daerah dan Otonomi daerah telah memberikan ruang yang lebih luas untuk merespons kebutuhan dan kehendak rakyat di daerah.
“Otonomi daerah juga telah mendekatkan pelayanan publik kepada rakyat, memberikan ruang partisipasi rakyat dan demokratisasi yang lebih luas, juga menjadi sarana kaderisasi calon-calon pemimpin di daerah, serta mendorong kebebasan inovasi sesuai dengan karakter sosial, ekonomi dan budaya di masing-masing wilayah dalam konteks perubahan ke arah yang lebih baik,” paparnya.
Orang nomor satu di kabupaten MBD ini menambahkan, pelaksanaan otonomi daerah yang berkualitas membutuhkan Kepemimpinan Adaptis. “Pemimpin yang mampu menghadapi berbagai situasi, cepat dan tepat dalam bertindak, dan berorientasi pada pemecahan masalah yang saling menguntungkan,” urai Noach.
Disamping itu, Noah juga paparkan capaian-capaian kemajuan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Maluku Barat Daya. Hal ini tergambar dari indikator Makro Daerah yang menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2023.
Berdasarkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2023, pertumbuhan ekonomi bergerak positif dan mengalami kenaikan dimana Tahun 2020 sebesar negatif 0,13 persen dan di Tahun 2023 naik menjadi 24,85 persen.
Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi tanpa industri logam dasar pada tahun 2020 sebesar negatif 0,13 persen dan pada tahun 2023 naik menjadi 4,56 persen. PDRB per kapita yang menggambarkan rata-rata PDRB yang diterima oleh seluruh penduduk Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun 2021 mencapai 23,96 juta rupiah dan pada tahun 2023 naik menjadi 33,43 juta rupiah.
“Secara umum Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Maluku Barat Daya terus mengalami kemajuan. IPM Kabupaten Maluku Barat Daya meningkat dari 65,14 poin pada tahun 2021 menjadi 66,71 poin pada tahun 2023,” jelas Noach.
Dirinya juga mengakui, Pembangunan di Kabupaten Maluku Barat Daya juga masih diperhadapkan dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Namun demikian, dari tahun ke tahun secara perlahan mengalami tahun 2020 persentase penurunan.
“Pada penduduk miskin sebesar 29,55 persen atau sebanyak 21,37 ribu jiwa dan pada tahun 2023 turun menjadi 28,78 persen atau sebanyak 21,23 ribu jiwa,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Noach paparkan beberapa strategi dan kebijakan yang diambil dalam upaya penurunan angka kemiskinan ini antara lain:
a) Memberikan insentif kepada para Kepala Soa dan Siniri;
b) Memberikan asuransi dalam bentuk program BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.372 (Seribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Dua) orang Tukang Tipar, dan 2.773 Nelayan, serta 2.641.
c) Pembangunan infrastruktur dasar Jalan, air bersih, Fasilitas kesehatan dan Fasilitas pendidikan, Perbaikan RTLH.
d) Bantuan pemberdayaan Rakyat.
Kemudian, memekarkan 14 Dusun menjadi Desa Persiapan, dengan harapan agar 14 Desa Persiapan ini pada saatnya dapat ditingkatkan statusnya menjadi Desa Definif sehingga dapat mengelola Alokasi Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa secara otonom.
Selanjutnya, kesejahteraan dapat ditingkatkan dengan mengurangi jumlah penduduk miskin.
“Untuk keluar dari kemiskinan, penduduk perlu memiliki pekerjaan yang mampu memberikan pendapatan minimum bagi pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan sektor ketenagakerjaan memberikan kontribusi yang cukup besar dalam upaya mengurangi jumlah penduduk miskin,” kata Noach.
Ia juga mengatakan, partisipasi Angkatan Kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya masih didominasi oleh sektor pertanian karena sektor ini tidak diperlukan sumber daya pendidikan yang relatif tinggi, sehingga potensi tenaga kerja yang belum tersalurkan di sektor lain dapat diserap di sektor pertanian.
“Pada Tahun 2020 Angkatan Kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya mencapai 36.482 jiwa dan pada tahun 2023 naik menjadi 41.552 jiwa. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja pada tahun 2020 sebesar 70,75 persen dan pada tahun 2023 turun menjadi 67,99 persen. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka pada tahun 2020 sebesar 3,60 persen dan pada tahun 2023 turun menjadi 2,43 persen,” jelas bupati.
Olehnya, sambung Noach Prestasi-prestasi secara nasional yang kita raih sehingga mendapat beberapa penghargaan tingkat nasional, antara lain, Penghargaan Tahun 2022 mendapat Manggala Karya Kencana, yaitu Penghargaan Tertinggi dari BKKBN Pusat yang diberikan kepada Ketua PKK Kabupaten Maluku Barat Daya.
“Pada Tahun 2023 mendapat Penghargaan Manggala Karya Kencana melalui kegiatan Inovasi Penurunan Stunting Terbaik yang diberikan kepada Bupati Maluku Barat Daya,” ungkapnya.
Disamping prestasi-prestasi yang diperoleh di tingkat Nasional, ada juga banyak prestasi yang diperoleh di Tingkat Propinsi yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, namun diantaranya adalah penghargaan yang diberikan oleh Ombudsman sebagai lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.
“Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku mengapresiasi kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah lokus Penilaian Kepatuhan Tahun 2023 yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pemenuhan standar pelayanan sebagai penyelenggara,” pungkas bupati. (JQ)






