Site icon BeritaJar

Tutup MPLS SD Inpres 4 Dobo, Dikbud Aru : Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Kita Semua

Dobo, BeritaJar.com: SD Inpres 4 Dobo bersama SD Negeri 9 Dobo resmi menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024-2025 yang dilaksanakan sejak Rabu (17/07) hingga Jumat (19/07/2024). Kegiatan MPLS pun berjalan lancar dan menyenangkan.

Momen penutupan dilakukan oleh Jadi Wibowo, S.Pd,.MSi mewakili Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru.

Wibowo katakan, pendidikan adalah tanggung jawab kita semua dan tanggung jawab kita bersama, baik itu pemerintah daerah dan masyarakat (orang tua).

“Orang tua adalah masyarakat, makanya saya mengingatkan bagi orang tua bahwa kalau bapak ibu sudah menitipkan anaknya di sekolah ini harus mengikuti ketentuan disekolah disini,” katanya dalam sambutannya, Jumat (19/7) di SD Inpres 4 Dobo.

Menurutnya, ada tata tertib dan aturan yang diterapkan oleh sekolah ini makanya perlunya pengenalan sekolah itu .

“Terkait dengan itu, ada pula kebijakan-kebijakan untuk kebutuhan sekolah adalah itu tanggung jawab semua, termasuk orang tua,” jelas Wibowo.

Selain itu, tambahnya, jika ada kekurangan anggaran di sekolah wajib hukumnya orang tua membantu sebagai mana yang dimanfaatkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003.

“Undangan-Undang Nomor 20 tahun 2003 sudah menjelaskan bahwa tanggung jawab pendidikan ada pada semua kita. Sehingga jiga kebutuhan disekolah kekurangan anggaran orang tua wajib membantu,” ungkap Wibowo.

Dirinya berpesan kepada orang tua agar jangan memberikan atau memakai barang perhiasan bagi anak karena nanti menimbulkan konflik.

“Sering terjadi anak ke sekolah membawa atau memakai cincin hilang marah gurunya, dibawah Rante jatuh dimarahi gurunya dan laporkan ke polisi. Padahal disekolah tidak diperkenankan bawah barang-barang tersebut,” ujar Wibowo.

Ia juga mengingatkan tiga hal penting yakni terkait keuangan, bully, gender. Wibowo berharap masalah disekolah diselesaikan disekolah dan tidak boleh masalah disekolah dibawa pulang.

“Di sekolah disekolah dan dirumah di rumah. Mari kita jaga bersama,” pesannya kepada orang tua dan guru.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres 4 Dobo, Christina G. Siwabessy menyampaikan, dilaksanakan kegiatan MPLS ini guna mengenali potensi diri kita, membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar efektif sebagai siswa baru.

Kemudian mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya. Selanjutnya menumbuhkan perilaku positif antara lain, kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan.

“SD Inpres 4 Dobo dan SD Negeri 9 Dobo punya aturan-aturan, yang mana nantinya bapak ibu orang tua siswa harus ikuti dan menaatinya,” beber Siwabessy mengingatkan.

Sebelumnya, Ketua Panitia MPLS, E. Talaksoru dalam laporannya mengatakan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah kegiatan rutin yang dilakukan di awal tahun ajaran baru.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa baru pada lingkungan sekolah, budaya, dan tata tertib yang berlaku di SD Inpres 4 Dobo MPLS tahun 2024 diselenggarakan oleh panitia PPDB.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan siswa baru pada lingkungan sekolah, fasilitas dan tata tertib. Kemudian membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, Membangun keakraban dan kebersamaan di antara siswa baru, serta memberikan informasi mengenai program akademik dan ekstrakurikuler di sekolah,” ucap Talaksoru.

Pada penutupan kegiatan MPLS tersebut dilakukan penyerahan calon siswa dari orang tua kepada pihak sekolah dan pemakaian pakaian seragam SD secara simbolis oleh dua orang siswa baru.

Hadir dalam kegiatan itu, Perwakilan Dinas Dikbud Kepulauan Aru, Kepala Sekolah SD Inpres 4 Dobo, bersama dewan guru serta orang tua murid.

Exit mobile version