Tiakur, BeritaJar.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatkan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.
Bimtek yang berlangsung, Jumat, (28/6/2024) di Gedung Serbaguna Tiakur itu dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Pimpinan OPD, Narasumber serta Pabung TNI AL dan AU.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda MBD, Simon Dahoklory menyampaikan bahwa pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa dan seluruh komponen yang terus bekerja keras melayani masyarakat.
Bupati menyebutkan bahwa ada dua fokus utama pembangunan desa, yaitu pertama, Intervensi Peningkatan Stunting yang dilaksanakan serentak bulan ini dan diiringi dengan peningkatan Indeks Desa Membangun yang terus membaik.
Kedua, Peran Lembaga Desa Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa sebagai mitra pemerintah dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan serta pelaksanaan fungsi adat istiadat.
“Keberadaan lembaga-lembaga ini diatur oleh UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, yang menggariskan desa sebagai daerah otonom dengan peran signifikan bagi kepala desa dan perangkatnya,” ucapnya .
Selain itu, kebijakan ini kata Bupati Noach mendukung pembentukan Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), PKK, Karang Taruna, Posyandu dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sesuai kebutuhan desa.
“Olehnya partisipasi aktif masyarakat melalui lembaga-lembaga ini menjadi prioritas utama dalam pembangunan desa yang transparan dan demokratis,” ujarnya.
Dijelaskan pula, Pemerintah Daerah juga memberikan insentif kepada pengurus PKK, Posyandu, ketua pemuda desa, kepala soa, dan sanirih mata rumah sebagai bentuk dukungan terhadap kontribusi mereka.
“Insentif ini diharapkan meningkatkan semangat kerja dalam membantu Pemerintah Desa menjalankan program-programnya,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Maluku, Drs. Achmad Q. Amahoru, M.Si. menambahkan bahwa DPMD Provinsi menjadi bagian terdekat dengan pemdes di semua wilayah Provinsi Maluku, sehingga kedepannya bisa dapat secara langsung menghubungi pihaknya di DPMD Provinsi.
“Perlu kita merubah paradigma kita terkait pembangunan ke ara pemberdayaan ke masyarakat agar dapat mandiri dan meningkatkan perekonomian. DPMD Kabupaten MBD juga menegaskan komitmen untuk terus memperhatikan dan mendukung lembaga kemasyarakatan desa dan perangkatnya, sebagai mitra strategis dalam pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Untuk itu dirinya berharap agar dengan terlaksananya kegiatan Bimtek tersebut, peserta yang hadir dapat memahami peran dan fungsi LMD dan LAD sehingga dapat membantu pemerintahan desa dalam menjalankan program dengan baik dan berdampak pada kesejahteraan.
“Ada pun program yang sementara kami koordinasikan bersama pihak kampus untuk Go kampus akan ada pembelajaran di desa secara daring, semoga program ini dapat terlaksana dengan baik. (JQ)






