MBD, BeritaJar.com: Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) menyerahkan fasilitas wifi dan gedung baru bagi Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) di Desa Uhak, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya.
Acara serah terima berlangsung pada Selasa (25/06) yang dihadiri oleh perangkat desa, pengurus Gereja Rehoboth dan warga setempat.
Atas nama anak perusahaan Merdeka Copper Gold, Manager Human Resources, Leo A. Kurniawan menyerahkan fasilitas wifi kepada Kepala Desa Uhak, JSM Makesso dan gedung AMGPM kepada Pendeta Maureds Malaiholo S.Th.
“Kami merasakan bangga karena kehadiran perusahaan dapat terus menghadirkan hal-hal yang berdampak baik bagi masyarakat dan memiliki hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar,” katanya dalam rilisnya yang diterima, Rabu (26/6).
Leo mengharapkan dengan gedung baru AMGPM tersebut, maka kegiatan-kegiatan pemuda dan remaja di Uhak semakin semarak dan meminta gedung itu dapat dimanfaatkan kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Sementara itu, Kades Makesso menyampaikan bahwa sebagai kepada desa sekaligus yang dituakan warga Uhak mengungkapkan terima kasih atas berbagai macam bantuan program dan fasilitas umum.
“Hari ini kita saksikan bersama Uhak mendapat wifi untuk mendukung pemerintahan dan masyarakat dan gedung yang amat berguna,” ucap Makesso dalam sambutannya.
“Fasilitas wifi dibangun selama satu bulan oleh tim IT BKP-BTR yang dikoordinir oleh Supervisor ITC Endaryanto. Koneksi internet disalurkan secara point to point dari Menara di dalam lokasi BKP-BTR ke Menara di Desa Uhak sejauh 23 Kilometer yang masing-masing setingga 40 meter,” ujarnya.
Selanjutnya, kata sang kades, dari menara di Desa Uhak disalurkan lagi menggunakan jaringan kabel fiber optic ke enam titik kantor lembaga pemerintahan, sekolah dan pastori.
“Tiap-tiap titik dapat digunakan 20 hingga 30 gawai/gadget,” ungkap Kades.
Sedangkan gedung AMGPM, sambungnya dibangun sejak akhir tahun 2023 lalu, dan masa pengerjaan hingga enam bulan, terbilang agak lama karena kendala situasi alam sehingga pengangkutan material melalui laut harus menyesuaikan dengan cuaca.
“Gedung AMGPM dibangun pada lahan bekas Gereja Rehoboth lama, sebelum BKP-BTR membangun gedung Gereja Rehoboth yang baru dan lebih besar. Gedung AMPGM memiliki luas 138 meter persegi dan dibangun oleh kontraktor yang terdiri dari para tukang asal desa sekitar BKP-BTR,” pungkas Makesso menjelaskan. (JQ)

