Dobo, BeritaJar.com: Ikatan Mahasiswa Komkey (IMK) menggelar aksi demo penolakan rencana Investasi peternakan sapi oleh PT Jonlin Grup di desa Popjetur, Kecamatan Aru Selatan Kepulauan Aru.
Aksi penolakan Investasi tersebut dengan mendatangi kantor Bupati dan DPRD Kepulauan Aru, Rabu (22/05/2024).
Kehadiran pendemo di kantor bupati dipimpin oleh Melkior Siraukin selaku Korlap dengan masa kurang lebih 20 orang.
Mereka mempertanyakan penyampaian Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga terkait rencana Investasi peternakan sapi oleh PT Jonlin Grup milik Andi Syamsudin Arsyad ( H. Isam).
“Kami mempertanyakan rencana investasi peternakan sapi yang akan di laksanakan di desa Popjetur sebagai percontohan tanpa adanya musyawarah dengan orang tua kami di desa Popjetur Kecamatan Aru Selatan,” ucap Siraukin.
Dikatakan, Bupati Kepulauan Aru tidak melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat di desa Popjetur terkait investor yang masuk.
Selain itu, kendala listrik di desa-desa serta jaringan komunikasi bukan tugas investor melainkan tugas pemerintah kabupaten kepulauan Aru.
Sementara Beni Alatubir dalam orasinya menyampaikan bahwa jangan menjadikan investor sebagai alat untuk merusak tanah Aru tercinta dengan mengiming-imingi penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat Kepulauan Aru.
“Aksi ini dilakukan oleh kami sendiri dan tidak di tunggangi oleh siapapun, kedatangan kami disini karena kami menolak keras investor di Aru,” teriaknya.
Dalam tuntutan aksi mereka yakni menolak investor di pulau Trangan, Kabupaten Kepulauan Aru.
Kemudian, meminta pertanggung jawaban Bupati Kepulauan Aru yang mendatangkan tim survei untuk melakukan eksplorasi tanpa ada kesepakatan dengan Warga Desa Popjetur.
Selanjutnya meminta DPRD agar mempertemukan masyarakat Desa Popjetur dengan pihak investor, serta jangan menjadikan investor sebagai alat untuk merusak tanah Aru dengan mengiming imingi dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat Kepulauan Aru.
Selain itu, pendemo juga membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan Hutan Aru Harus Tetap Perawan, Tolak Investasi Perusak Aru, Tordauk Bukan Rumah Untuk Sapi, Babi dan Ayam Popjetur Lebih Baik Dari Sapi, DPR Jangan Pura-pura Buta, Menolak Adanya Investasi Peternakan Sapi.
Pantauan media ini lokasi, masa aksi tiba di depan kantor Bupati Kepulauan Aru sekira pukul 11.30 WIT dan langsung melakukan orasi.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Jacob Ubyaan menemui pendemo dan menyampaikan bahwa saat ini Bupati tidak berada ditempat karena tugas.
“Pada prinsipnya untuk tuntutan ade-ade akan kami tampung dan akan disampaikan kepada bapak Bupati dikarenakan sedang berada di luar kota,” ucapnya singkat.
Selama orasi berlangsung aman dan tertib serta dikawal oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan personel Polres Kepulauan Aru.
Pukul 12.00 WIT selesai, selanjutnya masa aksi menuju kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Aru guna menyampaikan tuntutan mereka.

