Maling Kembali Bereaksi, Sejumlah Barang Berharga di SMPN Gwamar Dobo Digasak

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: SMP Negeri Gwamar Dobo yang beralamat di perumahan rakyat, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (30/04) dini hari digasak maling. Sejumlah barang elektronik seperti leptop berhasil di bawah kabur.

Hingga kini aparat kepolisian dari Polres Kepulauan Aru masih melakukan pengembangan penyelidikan, sekaligus mengejar pelaku yang melakukan aksinya.

Sebelumnya, pencurian terjadi di SMPN 2 Dobo dan sekelompok maling berhasil mengambil sejumlah barang berharga milik sekolah tersebut.

Salah satu guru SMPN Gwamar Dobo, Alin Kailey kepada media ini menyampaikan bahwa barang-barang yang hilang tersebut berupa 2 buah laptop tipe Lenovo, Azuz dan 2 buah keyboard serta 2 buah mouse.

“Iya benar ada pencurian di sini (sekolah). Jadi yang pertama dong pencuri bapak kepsek laptop dan seng sampe 1 bulan lae pencurian yang kedua, sehingga kemarin itu leptop dua buah dan di tambah bapak kepala sekolah punya berarti semua berjumlah 3 buah,” ucapnya.

Dikatakan, diduga peristiwa pencurian oleh orang tidak bertanggung jawab tersebut terjadi pada tengah malam (Selasa) dini hari.

“Sepertinya pencurian terjadi tengah malam karena jam 11 itu ada siswa-siswa yang laporkan tadi dong masih tada wifi di sekolah. Tapi anehnya mixer yang lebih mahal pencuri tidak mengambilnya,” jelas Kailey.

Olehnya, dirinya berharap jika ada yang mengetahui atau melihat ada penjualan barang-barang tersebut harap dapat memberitahukan kepada pihak sekolah SMPN Gwamar Dobo.

“Tadi kami sudah laporkan ke pihak kepolisian dan mereka sudah datang di TKP untuk mengambil keterangan dan foto-foto,” jelas Kailey.

Sementara itu, Ps. Kasubsipenmas, Bripka Yubilino Sahertian kepada media ini mengakui peristiwa pencurian tersebut.

“Benar pada hari Selasa tanggal 30 April 2024, sekitar pukul 11.30 WIT, bertempat di SPKT Polres Kepulauan Aru, telah datang pelapor guna melaporkan dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di SMPN Gwamar Dobo,” ujarnya.

Dijelaskan, menurut keterangan pelapor Frederik Sinonsfin bersama saksi Abner Romroma mengetahui kejadian pencurian tersebut ketika datang di kantor SMP Negeri Gwamar Dobo.

“Jadi pelapor maupun saksi ini merupakan guru di sekolah tersebut. Ketika keduanya melihat grendel pintu sudah Rusak (dicungkil) kemudian langsung masuk dan memeriksa barang barang yang ada di dalam ruangan dan di dapati ada beberapa barang barang yang hilang,” katanya.

Adapun barang yang hilang berupa 3 unit leptop dengan ciri-ciri yaitu satu leptop merek Asus warna silver tipe: E15993P11, satu buah merek LENOVO warna hitam tipe: 110-141BR dan merek Accer warna silver tipe Aspire 314-35C80W.

Selain itu, lanjut Sahertian, satu buah keyboard warna hitam dan dua buah charger leptop.

“Akibat daripada kejadian tersebut pelapor dan saksi mendatangi kantor Polres Kepulauan Aru guna ditindaklanjuti.

“Saat ini tindakan yang di ambil adalah membuat laporan polisi dan membuat STTLP (Surat tanda terima laporan polisi),” pungkas Sahertian.