Dobo, BeritaJar.com: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kepulauan Aru, Puskesmas Dobo dan Puskesmas Siwalima mendapat penghargaan penilaian kepatuhan pelayanan publik Tahun 2023 dari Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Maluku.
Penghargaan ini diberikan oleh Ombudsman yang diwakili Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga di aula BPKAD Aru, Kamis (04/04/2024).
“Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku memberikan penghargaan penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik kepada tiga perangkat daerah di Kabupaten Kepulauan Aru yang telah masuk dalam zona hijau, yakni Dinas Pendidikan Puskesmas Dobo dan Puskesmas Siwalima,” ucap Gonga.
Pencapaian tersebut juga diikuti oleh perangkat daerah lokus lainnya, seperti Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Kesehatan yang turut mengalami progres peningkatan.
“Sehingga penilaian total yang semula pada Tahun 2022 bernilai 49,75 dan pada tahun 2023 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan nilai 75,53 dengan kategori C (sedang) dan harapan saya di tahun 2024 ini dapat memasuki kategori B dengan kualitas tinggi,” ungkap bupati Gonga.
Olehnya, pada kesempatan tersebut, bupati menegaskan tiga hal penting yakni;
Pertama, bagi perangkat daerah yang lokus penilaian di tahun 2023 lalu dan akan kembali menjadi lokus pada tahun 2024 agar menjaga serta meningkatkan kualitas pelayanan menjadi Pelayanan Prima.
Kedua, senantiasa bangun koordinasi, komunikasi serta kerjasama antar sesama organisasi perangkat daerah agar pemerintah kabupaten Kepulauan Aru dapat bersinergi dengan baik dalam pelayanan kepada masyarakat di daerah tercinta ini
Ketiga, pada saat pendampingan oleh Ombudsman yang direncanakan akan terlaksana pada tanggal 16-20 April nanti, diharapkan perangkat daerah lokus dapat mencermati dan memperhatikan serta menindaklanjuti rekomendasi perbaikan dengan upaya semaksimal mungkin.
“Atas nama pemerintah menyampaikan selamat dan sukses atas penghargaan ini. Sekali lagi, ingatlah bahwa pencapaian saat ini bukan akhir, namun masih dalam proses perbaikan demi kemajuan daerah Jargaria Sarkwarisa tercinta ini,” tutup Gonga berpesan.

