Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menyerahkan bantuan peralatan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dobo.
Penyerahan bantuan peralatan yang berlangsung, Jumat (19/01/2024) di lantai II BPKAD Kepulauan Aru itu diserahkan oleh Bupati dr. Johan Gonga didampingi Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Kepulauan Aru, Primus Boby Let Let.
Bupati Johan Gonga dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kepulauan Aru yang telah memberikan bantuan peralatan usaha para pelaku usaha mikro kecil yang ada di kabupaten Kepulauan Aru.
“Semoga dengan bantuan yang diberikan, dapat mendongkrak perekonomian para pelaku usaha dan ikut mensukseskan serta mewujudkan visi misi pemerintahan saat ini,” ucapnya.
Selain itu, Gonga katakan, untuk berkembang, potensi di Aru sangat luar biasa sehingga para pelaku dapat mengelolanya dengan baik.
“Potensi kita disini (Aru) sangat banyak sehingga kita dapat mengolahnya menjadi ole-ole khas Aru. Saya ambil contoh kita bisa buat stik dan abon dari ikan, udang maupun sagu sehingga orang luar mau datang dan pulang dapat membelinya,” paparnya.
Dirinya juga berharap, kedepan, dinas Koperasi dan UMKM dapat membuat pelatihan-pelatihan terkait dengan pengelolaan makanan dari hasil laut kita.
“Saya berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan, akhirnya akan menaikkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah kita,” pungkas Gonga.
Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kepulauan Aru, Primus Boby Let Let dalam laporannya mengatakan bahwa pemberian bantuan peralatan bagi pelaku usaha di Aru merupakan bantuan hibah yang sumber pendanaannya berasal dari APBD 2 Kabupaten tahun 2023.
“Harusnya penyerahan ini di berikan pada akhir tahun kemarin tapi karena satu dan lain hal sehingga kami baru bisa melaksanakan penyaluran pada hari ini,” ujarnya.
Let Let juga menambahkan, pemberian bantuan hibah tersebut sebanyak empat jenis barang yang diserahkan oleh bupati secara simbolis.
“Empat jenis barang tersebut yaitu etalase, stand penjualan sebanyak, open listrik dan mixer bagi pelaku usaha,” jelasnya.

