Dobo, BeritaJar.com: Kondisi ruas jalan penghubung sepanjang pantai batu kora-tanjung lampu desa Wangel Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru saat ini telah mengalami kerusakan parah akibat abrasi pantai.
Pantauan media ini, ruas jalan yang menghubungkan desa Wangel dan Dusun Marbali itu terputus akibat adanya abrasi, dimana ombak yang kencang serta adanya aktivitas penggalian material golongan C berupa pasir dan batu secara liar oleh warga sekitar pesisir.
“Biasanya awal-awal tahun musim ombak serta angin kencang sehingga mengakibatkan kerusakan pesisir . Selain itu, kerusakan jalan tersebut ada dugaan aktivitas penggalian pasir dan batu secara liar oleh warga setempat di sekitar pesisir pantai sehingga membuat tempat tersebut rusak parah,” ucap salah satu warga setempat kepada media ini, Kamis (18/01/2024).
Terpisah, Kepala BPBD Kepulauan Aru, Berthy Imuly mengakui kondisi bencana gelombang pasang dan abrasi setiap awal Tahun menyebabkan kerusakan pesisir.
Disamping itu, nasih maraknya penambangan galian c di sekitar pesisir wangel sehingga mengakibatkan kerusakan aset, jalan dan talud pengaman pantai semakin parah.
“Sampai saat ini pemerintah daerah terus mengupayakan pembangunan kembali infrastruktur pengaman pantai tersebut, ujar Imuly.
Selain itu, ungkapnya, dari tahun 2020 melalui pembiayaan dari dana Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tahun 2019 telah dibangun talud pengaman pantai sepanjang 312 meter. Tetapi belum bisa mengkover secara keseluruhan wilayah terdampak.
“Olehnya, kami berharap dalam tahun ini perbaikan pembangunan kembali talud pengaman pantai sekaligus pembangunan tetrapod pada titik-titik kerusakan dapat menjadi perhatian Pemerintah Pusat juga khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” pungkas Imuly.

