Site icon BeritaJar

Gelar Ruang Berbagi Ilmu, Bupati Aru Sampaikan 4 Hal Penting

Dobo, BeritaJar.com: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggelar Ruang Berbagi Ilmu dengan tema ” Bergerak Bersama Mewujudkan Merdeka Mengajar, dan Merdeka Belajar”.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/11/2023) di gedung Kesenian Sitakena itu dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey dan dihadiri Narasumber dari Yayasan Mengajar Indonesia.

Wabup Aru saat membacakan sambutan Bupati Kepulauan Aru menuturkan bahwa Kepulauan Aru memiliki 187 pulau yang diantaranya 89 pulau berpenghuni dan 98 sisanya belum berpenghuni.

“Kabupaten Kepulauan Aru terdiri atas 10 kecamatan, 2 kelurahan, dan 117 desa dengan luas wilayah 8.152.42 KM² dan jumlah penduduk 102.272 jiwa,” ucapnya.

Menurut Gonga, sesuai dengan Visi Indonesia mengajar yakni gerakan usaha mengajak semua pihak untuk ambil bagian memajukan pendidikan di Indonesia dan Misi mendorong terciptanya dampak yang berkelanjutan di daerah entitas dengan mengajar kelompok milenial.

Dikatakan, untuk bersama menggerakkan merdeka mengajar dan belajar di setiap daerah di seluruh wilayah melalui program pengiriman pengajar muda Indonesia mengajar menjadi pemantik untuk aksi-aksi lokal.

Selaku pemerintah di daerah kepulauan, Gonga menyambut baik dilaksanakannya program ini di daerah sebagai respon, pemerintah pusat terhadap kualitas pendidikan di daerah terpencil.

“Harapan kami dengan terlaksananya kegiatan ini adik-adik mengajar muda Indonesia dapat menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan pendidikan di desa hingga Kabupaten,” paparnya.

Selain itu, ikut mendorong semangat belajar anak Indonesia di Kabupaten Kepulauan Aru dengan memanfaatkan kearifan masyarakat lokal sebagai media eksternal dalam menggiatkan semangat belajar bagi generasi muda Indonesia di daerah ini.

Untuk itu, Gonga menyampaikan beberapa hal antara lain;
Pertama, Pengalaman mengajar di daerah terpencil adalah sebuah pengalaman berbeda dengan di kota-kota besar, sebab semuanya terbatas dengan fasilitas sumber daya manusia dan rentan kendali wilayah yang belum semuanya terkoneksi dengan sarana pendukung pembelajaran.

Kedua, sebagai para pengajar muda, mari bangun komunikasi berkelanjutan untuk menggerakkan masyarakat, untuk terus belajar demi upaya meningkatkan kualitas pendidikan di desa sasaran.

“Dengan kapasitas dan disiplin ilmu yang dimiliki hendaklah dimanfaatkan dengan terus mengajak partisipasi masyarakat dan para guru untuk melakukan peran dan tugasnya di masyarakat di bidang pendidikan,” pesan Gonga.

Ketiga, marilah kita semua menjadi agen pendidikan yang terbuka demi mendorong tumbuhnya gerakan sosial pendidikan di Indonesia termasuk di Kabupaten Kepulauan Aru yang kita cintai bersama.

Keempat, kepada peserta kegiatan ini agar dapat mengaplikasikan semua ilmu yang didapat di kelas ini dengan terus mengajak masyarakat, orang tua untuk memenuhi tanggung jawab moral terhadap kemajuan pendidikan baik diminta maupun tidak diminta.

“Sebab pendidikan formal bukan angsinya tanggung jawab pemerintah dalam arti Bupati, Gubernur, Menteri dan Presiden saja tetapi lebih dari itu adalah tanggung jawab kita bersama demi mewujudkan cita-cita bangsa kita yakni mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Gonga.

Olehnya, Bupati dua periode ini berharap setiap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sharing dan diskusikan secara bersama potensi peluang dan kesempatan.

Tetapi juga lanjutnya, kendala dan hambatan yang ditemui, agar dapat dicakapkan bersama dengan mendesain strategi dan inovasi, demi pemenuhan keseimbangan potensi dan pemahaman tentang pendidikan secara komprehensif demi memajukan kemajuan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Disamping itu, Gonga menambahkan, dengan kehadiran para Komunitas di Kabupaten Kepulauan Aru, sangat membantu untuk memperoleh tambahan informasi terhadap grand desain program Indonesia mengajar, memberi motivasi bagi anak muda di Aru yang mau ikhlas berbagi untuk bangsa dan negara bergerak bersama berkolaborasi untuk memajukan pendidikan di Kepulauan Aru.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pihak Yayasan Indonesia Mengajar sebagai narasumber yang telah tulus telah membantu kami pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dengan mendedikasikan tenaga, daya dan dana dalam melakukan program ini. Harapan bersama, program ini jangan berhenti sampai disini tetapi terus dilanjutkan demi keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kepulauan Aru di sektor pendidikan,” pintah Gonga.

Exit mobile version