Dobo, BeritaJar.com: Kapolres Kepulauan Aru AKBP. Dwi Bachtiar Rivai, S.Ik. MH menyesalkan dan sangat prihatin terkait dengan kejadian yang terjadi di SMK Kristen Dobo kemarin.
“Atas kejadian kasus duel antar siswa kemarin saya sangat prihatin karena tidak menyangka hal itu bisa terjadi seperti itu,” ucap Kapolres kepada wartawan usai menyaksikan latihan Dalmas persiapan pengaman pemilu 2024, Selasa (3/10/2023) di lapangan Mapolres Aru.
Dikatakan, pihaknya tidak menyangka hal tersebut bisa terjadi sampai separah itu. “Jadi terkait dengan kejadian tersebut sudah kami amankan yang bersangkutan dan pelakunya dua orang siswa,” ujarnya.
Olehnya, untuk proses selanjutnya kata Kapolres, tentunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berpedoman pada perlindungan anak.
“Yang jelas, kami sudah tetapkan dua siswa tersangka berinisial BL dan OL dan untuk perkembangannya nanti kami laporkan,” katanya.
Selain itu, kaitannya disini (Aru-red) belum ada tahanan anak, maka mereka berdua yang sudah ditetapkan sebagai tersangka diamankan terpisah dengan tahanan umum lainnya.
“Sehingga, kita sampaikan keduanya bukan tahanan, namun diamankan karena anak di bawah umur, walaupun mereka berdua berstatus sebagai tersangka,” jelas Kapolres singkat.

