Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (01/10/2023).
Upacara yang berlangsung di halaman apel kantor Bupati Kepulauan Aru itu dipimpin oleh dr. Johan Gonga selaku Inspektur upacara dan dihadiri Forkopimda Aru.
Dalam amanatnya, Bupati Gonga menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila adalah momen penting dalam sejarah Indonesia. Hari tersebut menjadi peringatan peristiwa tragis 30 September 1965 yang mengguncang fondasi negara.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila perlu kita jadikan momentum untuk merefleksikan hal-hal yang telah dan harus kita lakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan bangsa yang tangguh di masa yang akan datang,” ucapnya.
Dikatakan, selama ini upaya yang kita lakukan lebih berfokus pada hasil akhir dan mengesampingkan integrasi sosial budaya dan pelestarian lingkungan.
Hal tersebut, kata Gonga, kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan potensi sumberdaya alam dengan sumberdaya manusia.
“Menyadari hal tersebut, inilah waktunya kita merancang keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat dan memprioritaskan konservasi alam,” ujarnya.
Selanjutnya kemerdekaan dalam belajar, berkarya, kemerdekaan dalam berbudaya akan melahirkan generasi pelajar Pancasila yaitu sosok pembelajar sepanjang hayat, yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinnekaan Global, mampu bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
“Para pelajar Pancasila itulah yang akan meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa depan. Kepada semua masyarakat Indonesia saya ucapkan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Dengan nilai-nilai Pancasila yang menyertai langkah kita, mari membangun Indonesia yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih mencerdaskan dengan Merdeka Belajar,” tutur Gonga.
Dirinya menambahkan, Kemendikbudristek telah berkomitmen untuk terus menghadirkan transformasi yang selalu sejalan dengan pesan Bung Karno dalam pidato Lahirnya Pancasila. Yakin bahwa di atas kelima dasar Pancasila kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.
Untuk itu, di atas kelima dasar Pancasila, Gonga mengajak mari kita terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, membawa Indonesia ke masa depan.
Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mengajarkan kita untuk selalu mengakui kebesaran Tuhan dalam segala aspek kehidupan.
Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yang mengingatkan kita untuk memperlakukan sesama manusia dengan adil dan menghormati martabat setiap individu.
Ketiga, Persatuan Indonesia, yang mendorong kita untuk membangun kesatuan dan persatuan di tengah keragaman yang ada.
Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang mengajarkan kita untuk menghargai demokrasi dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan negara.
Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang menekankan pentingnya distribusi keadilan dan kesempatan yang merata untuk semua warga negara.
Melalui peringatan hari lahir Pancasila, kita diingatkan akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus menjadi contoh yang baik dalam menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan keadilan.
“Saya berharap agar semangat Pancasila senantiasa menggelora dalam hati kita semua. Mari kita peringati hari lahir Pancasila ini dengan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan kita sehari-hari, dan menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dan kekuatan bagi kita semua,” ungkap Gonga berpesan.

