Dobo, BeritaJar.com: Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Dobo menggandeng Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dobo menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur tahun 2023.
Kegiatan yang berlangsung, Kamis (27/07) di SMKN 1 Dobo itu mengusung bertema “Generasi Muda Sadar Pajak, Bukti Peduli Pada Negeri”.
Kepala KP2KP Dobo Donny dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pajak di kalangan generasi muda khususnya di SMKN 1 Dobo.
“Acara Pajak Bertutur yang digelar oleh KP2KP Dobo ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam memperingati Hari Pajak yang jatuh di tanggal 14 Juli kemarin,” ucapnya.
Dikatakan, program edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya peran serta kontribusi dalam sistem perpajakan negara.
Kegiatan tersebut lanjut Donny, juga bertujuan untuk membangun kesadaran dan pemahaman sejak dini kepada generasi muda tentang tanggung jawab sebagai warga negara dalam membayar pajak.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Dobo Mimi menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme siswa-siswi SMKN 1 Dobo dalam mengikuti acara tersebut.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesadaran pajak di kalangan generasi muda.
“Sehingga dimasa depan, mereka akan menjadi warga negara yang bertanggung jawab dalam hal perpajakan,” pintahnya.
Sebagaimana diketahui, materi Pajak Bertutur 2023 dimulai dengan Ice Breaking yang dilakukan oleh Ferdi sebagai narasumber dari acara ini sekaligus Pelaksana dari KP2KP Dobo.
Para siswa dan siswi SMKN 1 Dobo sangat antusias menyambut acara tersebut, yang dikemas dalam bentuk seminar interaktif dan sesi tanya jawab.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang akrab, ceria dan diselingi humor khas anak muda sehingga sangat mudah untuk dipahami.
Selain menjelaskan berbagai aspek penting terkait pajak, mulai dari jenis-jenis pajak, juga dijelaskan manfaat pembayaran pajak bagi pembangunan negara, hingga penggunaan dana pajak untuk berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Seluruh peserta tampak sangat antusias terutama setelah mengetahui adanya berpuluh hadiah yang telah disiapkan oleh panitia.
Salah satu siswa, Viktor, mengungkapkan bahwa acara Pajak Bertutur ini membuka wawasannya tentang pentingnya peran pajak dalam memajukan bangsa.
“Saya sebelumnya belum begitu paham tentang bagaimana pajak berperan dalam membangun negara, tapi setelah mendengarkan narasumber dari KP2KP, saya jadi tahu bahwa pembayaran pajak itu penting, dan sebagai warga negara, kita harus ikut berkontribusi untuk kemajuan negara kita,” ungkapnya.
Setelah pemaparan materi, acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, Games, dan kuis teka teki silang.
Kegiatan berjalan sukses dan menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kesadaran pajak di kalangan generasi muda.
Diharapkan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai sekolah dan institusi pendidikan untuk mendukung pembangunan bangsa melalui kesadaran dan partisipasi aktif dalam pembayaran pajak.

