Site icon BeritaJar

Sogalrey Resmikan Goa Maria Bunda Pengantara Stasi Tasinwaha

Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey meresmikan dan Pemberkatan Goa Maria Bunda Pengantara Stasi Tasinwaha Paroki Aru Utara, Rabu (31/05/2023).

Peresmian Goa Maria Bunda yang berlangsung di desa Tasinwaha tersebut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Aru Udin Belsigaway, Wakil Uskup Wilayah Kepulauan Aru dan tamu undangan lainnya.

Wabup Sogalrey dalam sambutannya menyampaikan, Goa Maria Bunda Pengantara adalah merupakan sebuah representasi Iman Umat di Stasi Tasinwaha yang memiliki hubungan dengan Identitas Keimanan yang menguat dalam hidup umat Katholik khususnya di Stasi Tasinwaha.

” Dalam menghormati Bunda Maria bukan hanya sebagai bunda yang melahirkan Tuhan Yesus penebus, tetapi Bunda Gereja, bunda umat Katholik dalam menghadapi tantangan dan persoalan hidup dewasa ini,” ucapnya.

Atas nama Pemerintah Daerah, Sogalrey memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Wakil Uskup Wilayah Kepulauan Aru, bersama Pengurus Paroki dan Stasi, serta Dewan Pastoral Gereja, yang telah bekerja keras dalam rangka bermitra membangun Iman dan Moral umat dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru, khususnya Umat Katholik di Stasi Tasinwaha.

“Saya berharap Goa Maria Pengantara menjadi lambang, sarana, dan simbol bahkan tujuan penghormatan atau Devosi umat Katolik kepada Bunda Maria, sebagai pengantara penyembahan kepada Allah Tri tunggal Maha Kudus Serta sikap hormat kita Umat Katholik terhadap orang tua kita masing-masing,” ujar Sogalrey.

Dirinya juga mengharapkan agenda ini menjadi media terbangunnya sinergitas dan kerjasama yang terjalin dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru dengan mengkomunikasikan rencana program kegiatan yang membutuhkan intervensi, jejaring kerjasama dengan seluruh Stakeholder.

“Sehingga kita berkolaborasi dalam mewujudkan harapan bersama dengan tetap mengutamakan prinsip dan ruang serta arah kebijakan gereja secara mandiri, untuk mencapai harapan dan tujuan kita bersama,” pintah Sogalrey.

Pada momen tersebut, Wakil Bupati dua periode ini juga mengajak semua pihak untuk menaruh perhatian dan pendampingan bagi pendidikan, membangun spiritualitas umat yang mandiri.

Selain itu, peka terhadap persoalan sosial budaya dan masalah ekologis, menunjukkan karakter dan ikut bersama pemerintah melawan Hoax/Bully.

“Kemudian, mengentaskan kemiskinan, ketertinggalan pendidikan, perbaikan derajat kesehatan, mencegah HIV AIDS, Narkoba, masalah reproduksi stunting dan Iain sebagainya,” jelas Sogalrey sembari mengajak.

Exit mobile version