Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Daerah melalui dinas Pertanian Kepulauan Aru secara langsung meyerahkan sejumlah bibit tanaman berupa Mangga, Nangka, Pala dan Rambutan kepada kelompok petani di desa Marafenfen Kecamatan Aru Selatan (Arsel) Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (04/04/2023).
Selain penyerahan bibit, oleh Plt Kadis Pertanian Jacobis M Siarukin juga dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Tani (RST) sebagai bagian
dari Program Ketahanan Pangan.
Camat Aru Selatan Boris Kwaitota mengatakan tak hanya dua kegiatan itu dilaksanakan, namun ada beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya, pembukaan lahan baru dengan menggunakan Alat Tractor yang nantinya lahan tersebut akan dikelola oleh Angkatan Muda di desa Marafenfen serta dilakukan panen raya cabai lokal.
“Selain peletakan batu pertama rumah singgah tani dan penyerahan bibit kepada petani, tetapi kami juga melakukan panen raya untuk komoditi tanaman cabai lokal di desa Marafenfen,” ujar Camat kepada media ini saat dihubungi melalui telepon seluler.
Dijelaskan pula, rumah singgah tersebut nantinya menjadi tempat petani berkumpul. Disamping juga untuk musyawarah atau sosialisasi dari instansi terkait terhadap para petani yang ada.
“Jadi masyarakat tidak perlu susah lagi menyediakan tenda ketika ada pejabat dari luar datang melihat hasil perkebunan. Saya juga berharap dengan dibangunnya rumah singgah dan dibukanya lahan baru dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat serta motivasi yang telah mereka dapatkan dapat merubah pola pikir hidup masyarakat yang dulunya penonton, kedepan memiliki penghasilan yang lebih baik,” jelas Boris.
Pria lulusan STPDN Jatinangor ini menambahkan, pihak sekolah baik para murid dan guru juga diberikan motifasi dan edukasi tentang pertanian bagi anak sekolah.
Olehnya, dengan adanya berbagai inovasi yang telah diterapkan di daerah tersebut baik dari Dinas Pertanian maupun berbagai pihak lainnya, diharapkan dapat memotivasi para petani guna mendukung Program Ketahanan Pangan menuju satu lahan minimal satu hektar demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai pimpinan di wilayah ini, sekali lagi saya berharap berbagai edukasi dan pembelajaran yang telah di terapkan bagi petani dapat di manfaatkan guna meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat sehingga petani jaya, masyarakat sejahtera,” pungkas Camat Boris.






