Dobo, BeritaJar.com: Satu buah Speed Boad yang bermuatan 4 orang dikabarkan hanyut akibat mati mesin di antara perairan sungai Wakua dan desa Selibata Kecamatan Aru Tengah Kabupaten Kepulauan Aru.
Kejadian naas yang menimpa Speed Boad tersebut terjadi pada Kamis (02/03) sekitar 09:30 WIT.
Kepada wartawan media ini, Kamis (02/03/2023), Kapala Koordinator Unit Siaga SAR Dobo Reinhard Lopies saat di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Lopies menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari keluarga korban atas nama Yoris pada Kamis (02/03) sekitar pukul 0930 WIT, dimana telah terjadi kecelakaan pelayaran (sped boat mengalami mati mesin) dalam perjalanan tujuan Dobo dari desa wakua.
“Kami menerima laporan dari keluarga korban atas nama bapak Yoris pada kamis tanggal 02 Maret, dimana dilaporkan bahwa ada terjadi kecelakaan pelayaran di sekitar perairan sungai desa Wakua dan desa Selibata, Kecamatan Aru Tengah, sehingga atas kejadian itu keluarga korban meminta bantuan evakuasi dari tim SAR,” ucap Lopies.
Ia juga menjelaskan, lokasi kejadian yang dialami Speed tersebut berkisar antara 5°56’06″S 134°38’26″E, dimana jarak dari Pelabuhan dobo ke lokasi kejadian kecelakaan (LKK) di perkirakan sekitar ± 43 NM dan Heading : sekitar 112° arah selatan utara dari Pelabuhan Dobo Kepulauan Aru.
Setelah mendapat laporan itu,sekitar pukul 12.00 WIT, Team Unit Siaga Dobo beserta unsur Potensi SAR menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB dengan jarak tempuh ±43 NM, Heading 112° Arah aru tengah dari Unit Siaga Dobo guna melakukan evakuasi terhadap korban.
Sementara direncanakan Tim SAR akan tiba di lokasi sekitar 15:05 WIT namun lantaran cuaca buruk, Team tidak bisa melanjutkan perjalanan dan sementara ini standby sambil menunggu cuaca membaik guna melaksanakan Operasi SAR.
” Rencananya kita akan tiba di lokasi sekitar jam 15:05 tetapi kami terkendala dengan cuaca sehingga tim balik ke Dobo dan untuk sementara kita standby sambil menunggu cuaca membaik barulah kita melanjutkan Operasi,” jelas Lopies.
Untuk diketahui tim yang di terjunkan guna melaksanakan operasi terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga Dobo 3 orang, Polairud polda 2 Orang dan Polairud Polres Aru sebanyak 1 orang.
Sementara alat yang di gunakan tim SAR untuk melaksanakan operasi yakni satu unit RIB Unit Siaga SAR Dobo, dengan cuaca hujan ringan angin barat dan tinggi gelombang sekitar 1.2 – 2.5 meter.

