Site icon BeritaJar

Bupati : ASN Jangan Suka Lobi Jabatan, Kalau Ada Saya Coret

Dobo, BeritaJar.com: Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru agar jangan coba-coba melobi jabatan dengan menggunakan dukungan.

“Jangan suka pake lobi-lobi jabatan, apa lagi kalau pake dukungan, kalau ada saya coret,” tegas Bupati dalam sambutannya saat melantik sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Aru yang berlangsung, Jumat (24/2/2023) di lantai II kantor BPKAD.

Gonga mengaku ada oknum Camat meminta kepadanya untuk diberikan jabatan, namun yang bersangkutan tidak gentleman tetapi justru menggunakan dukungan.

“Kita lihat saja disini ada yang diam-diam diangkat dan dilantik. Saya sendiri tidak kenal orangnya tetapi ada yang beritahukan ke saya bahwa yang bersangkutan sudah dekat pensiun sehingga saya maklumi saja. Saya juga mau bilang tidak perlu lobi kiri lobi kanan, jadi kalau bapak lobi kepada saya, saya akan coret jadi jangan lobi jabatan ataupun dukungan karena kalau lobi saya makin tidak suka,” jelasnya.

Menurutnya, untuk menduduki suatu jabatan dalam birokrasi tentu akan dinilai secara objektif dengan beberapa pertimbangan, baik secara aturan, kriteria kepangkatan serta kemampuannya, sehingga siapapun yang nantinya akan di promosikan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Selain itu, sambung Gonga dengan beberapa pertimbangan tersebut tentunya bertujuan untuk menciptakan pelayanan birokrasi dengan pelayanan publik yang lebih baik.

“Saya mau pemerintah ini lebih baik dan makin hari lebih baik, bukan kita lihat dari sisi politik atau kedekatan, tetapi dari kemampuan dan profesionalisme kerja. Hari ini pelantikan pertama dan akan ada tahap kedua setelah seleksi eselon II nanti karena kurang lebih ada delapan jabatan yang kosong, ini kita masih evaluasi,” jelasnya dengan nada tegas.

Untuk mengisi jabatan pimpinan OPD, kata Gonga, haruslah diisi dengan ASN yang minimal dua kali telah menjabat sebagai Sekertaris Dinas pada 2 instansi berbeda.

“Kedepan, salah satu syarat untuk menduduki jabatan pimpinan OPD minimal dia pernah menjabat sebagai sekertaris dinas di dua OPD yang berbeda,” ungkapnya.

Bupati dua periode ini mengatakan bahwa selain memenuhi kriteria disiplin kerja, akan tetapi integritas juga harus ditonjolkan.

“Saya harap jaga integritas dengan baik, disiplin itu lebih bagus supaya anda dipromosikan, tetapi kalau kinerjanya jelek dan buruk anda bisa saya nonaktifkan dan jabatan saudara,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, dirinya juga meminta agar para Camat dapat merangkul kembali Tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) saat menjabat di wilayah Kecamatan.

“Saya minta kepada para camat agar aktifkan kembali PKK, jika tidak maka jabatan anda dinonjobkan,” pungkas Bupati berpesan.

Exit mobile version