Dobo, BeritaJar.com: Guna mendengar langsung keluhan masyarakat pesisir dan nelayan di Kecamatan Pulau-Pulau Aru Kepulauan Aru Maluku, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Maluku menggelar Jumat Curhat yang dilaksanakan oleh personil Polairud KP XVI 3002 bertempat di Masjid Al’Jahnah kompleks Perek Pante Kelurahan Siwalima, Jumat (10/02/2023).
Direktur Polairud Polda Maluku Kombespol Handoyo Santoso, S.I.K, M.Si. menyampaikan jajaran Polairud Polda Maluku terus memberikan suasana nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas terutama para nelayan dan masyarakat pesisir.
“Kali ini Personil KP.XVI -3002 melaksanakan kegiatan Jum’at Curhat bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat perek pante Kelurahan Siwalima Dobo, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.
Kegiatan ini dilakukan untuk mendengar secara langsung adanya keluhan masyarakat dan mencari solusi terkait permasalahan yang terjadi maupun isu yang dapat merusak Sitkamtibmas menjelang tahun politik yang akan datang,” ungkap Dirpolairud Polda Maluku melalui Komandan Kapal KP XVI 3002 Teluk Ambon Ipda R Tannewa, SH.
Menurutnya, sebagai sarana untuk menampung aspirasi dan informasi dari Masyarakat terkait dengan situasi Kamtibmas perairan terutama masyarakat pesisir, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan pelayanan publik kepolisian dan lainnya terus dilakukan.
Pada kesempatan itu pula, personil Kp.XVI-3002 tidak lupa menyampaikan Pesan- pesan Kamtibmas yakni menghimbau kepada Warga untuk ikut aktif menjaga keamanan lingkungan, tidak boleh menggunakan bahan kimia atau peledak untuk mencari ikan.
“Gunakanlah alat pancing yang ramah lingkungan sehingga ekosistem dan biota laut tetap terjaga demi keberlangsungan hidup anak cucu kita kedepan,” ucapnya .
Kepada Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda dan Tokoh agama, personil KP.XVI -3002 juga menghimbau untuk selalu meningkatkan pengawasan kepada anak anak remaja agar tidak salah dalam pergaulan dan untuk menghindari tindakan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Selain itu, kami menginformasikan kepada masyarakat bahwa bila ada hal-hal yang sekiranya dapat memicu terjadinya gangguan keamanan agar segera berkordinasi dengan aparat kepolisian terdekat demi terciptanya Maluku yang aman damai dan sejahtera,” pungkas Tannewa. (Dj)

