Hadiri Musda IV MUI Kepulauan Aru, Ini Harapan Wabup

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ke-IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (3/9/2022) di aula Penginapan Suasana Baru.

Dalam sambutannya, Wabup Sogalrey berharap kegiatan Musda MUI tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan pengembangan MUI Kabupaten Kepulauan Aru kedepan.

“Selaku Pemerintah daerah kami terus mensuport dan memberikan dukungan bagi MUI Kepulauan Aru dalam rangka merajut kebersamaan demi pelaksanaan pembangunan dan menghadirkan kesejahteraan bagi hidup banyak orang di Kabupaten Kepulauan Aru yang sama-sama kita cintai,” ucapnya.

Melalui agenda disaat ini, Sogalrey juga berharap dapat dijadikan sebagai ruang konsolidasi gagasan yang pada gilirannya menghasilkan gagasan-gagasan besar yang bisa menjadi bagian penyelesaian persoalan keumatan dan kebangsaan serta mampu mendorong seluruh Jamaah untuk kiat memunculkan ide ide inovatif, menjaga Sinergitas ulama dan umaro di Jargaria Sarkwarisa dalam konteks penyelesaian persoalan internal dan eksternal.

“Artinya ketika kemudian ada problem atau persoalan tidak terpecahkan alias muncul kebingungan maka ulama menjadi tempat untuk bertanya,” ujarnya.

Selain itu, kata Sogalrey, Ulamalah yang kemudian bisa memberikan arahan, tentunya dengan ilmu agamanya.

Wabup dua periode ini juga katakan, kalau ada persoalan dan biasanya tidak bisa menyelesaikan apalagi terkait dengan agama, pasti dirinya bilang kepada Ketua MUI, para ulama dan kyai, begitu juga kalau ada persoalan Kamtibmas, pasti koordinasikan dengan aparat TNI dan Polri.

“Inilah cara kita bersinergi dan kita harapkan ini terus berlanjut dalam menyelesaikan masalah yang ada di daerah kita ini, sehingga suasana aman dan kondusif, itu bisa membuat orang senang dan bahagia tinggal di Bumi Jargaria kita yang tercinta. Kalau itu sudah baik maka di atasnya akan baik, seperti urusan ekonomi baik, urusan orang beribadah baik, orang bersosial baik, dan urusan berpolitik juga baik,” ungkap Sogalrey berpesan.

Selaku Pemerintah Daerah, Sogalrey berharap Majelis Ulama memiliki peran penting untuk terus memberikan solusi dan penerangan kepada masyarakat.

“Musda MUI ini diharapkan juga mempersiapkan umat dalam menghadapi situasi atau tantangan ke depan dan saya terus berharap MUI Kepulauan Aru bisa memberikan solusi dan dorongan yang baik bagi semua umat,” harapnya.

Kiprah ulama diharapkan untuk memberikan solusi, demikian marilah bersama kerahkan segenap kemampuan untuk menghadirkan program yang baik dan menjadi solusi yang dinantikan oleh umat baik di Aru, Maluku dan Indonesia bahkan dunia.

Sogalrey menambahkan, terkait dengan menghadapi bonus demografi yang terjadi, Majelis Ulama juga bisa memberikan arahan dan mengisi kecerahan jiwa dan hati masyarakat, karena kalau hanya kepintaran atau kecerdasan otak saja tanpa diimbangi kecerdasan jiwa dan hati bisa saja bonus demografi berubah menjadi bencana demografi bagi kita sendiri.

“Atas nama pemerintah daerah,saya mengharapkan dalam pertemuan ini dapat meningkatkan dan menjaga hubungan kita dalam tanggung jawab bersama menjadi penyambung pesan Pemerintah Daerah kepada semua orang dalam membangun silaturahmi yang kokoh antar sesama umat beragama agar dapat mewujudkan masyarakat Jargaria yang aman, Damai, Sejahtera dan Religius,” pungkas Sogalrey.

Turut hadir dalam musda tersebut, Sekda Mohammad Djumpa, Ketua MUI H. Haris Elwahan dan para tamu undangan lainnya.