Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar operasi pasar khusus minyak girang curah, Kamis (23/6/2022).
Kepala Dinas Perindag Kepulauan Aru, Bernard Adtjas kepada Wartawan mengatakan, ini untuk kedua kalinya Pemkab Aru gelar operasi pasar khusus minyak goreng curah.
Dikatakan, untuk kali ini, ada 41.400 liter minyak goreng curah yang dikemas pada 2.300 jerigen ukuran 18 liter.
“Perliternya dijual rp.14 ribu yang dikemas dalam jerigen ukuran 18 liter,” ucapnya.
Menurutnya, Disperindag hanya tugas sebagai pengawasan yang didalamnya libatkan unsur keamanan baik TNI maupun Polri, dan penjualannya ada pada pihak ketiga yakni Toko Usaha Baru.
“Kita harapkan dengan adanya operasi pasar ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan minyak goreng,” ucapnya.
Adtjas menambahkan, untuk hari ini, 1.560 jerigen (28.080 liter) terjual, sisanya 740 jerigen dan akan dilakukan penjualan esok hari.
Sementara itu, berdasarkan pantau lapangan, puluhan masyarakat kota Dobo mengerumuni lokasi penjualan di gudang toko usaha baru tepatnya di kawasan kampung Belanda Kelurahan Galay Dubu Kecamatan Pulau-Pulau Aru walaupun diguyur hujan deras.
Dari beberapa ibu-ibu yang di mintai keterangan saat mengantri mengaku, dengan adanya operasi pasar seperti ini sangat membantu kebutuhan mereka.
Karena kalau membeli minyak goreng kemasan premium di pasar atau toko, harganya sangat mahal mulai dari Rp. 30-40 ribu perliter sesuai dengan merek.
“Kalau 1 liter untuk merek Alko harga Rp.30 ribu, Lovina Rp. 35 ribu sementara Bimoli Rp.40 ribu, sehingga operasi pasar seperti ini sangat membantu kita dari sisi pengeluaran,” pungkasnya.

