Site icon BeritaJar

Bentrok Antar Kompleks, Seorang Warga Dobo Terkena Tembakan Senapan Angin

Dobo, BeritaJar.com: Peres Ovan (20) salah satu warga kompleks Kolom Bom, RT 015 / RW 005 Kel Galay dubu, Kecamatan Pulau-pulau Aru Kepulauan Aru, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cendrawasih Dobo akibat terkena tembakan senapan angin (Cis) pada Rabu, ( 8/06 2022) sekitar Pukul 13.30 Wit.

Ovan dilarikan ke RSUD Cendrawasih Dobo lantaran mengalami luka tembak yang mengenai telapak kaki kiri dari pelaku yang bernama Aristo Jemi Gada warga Kompleks Dok RT 004 / RW 006 Kelurahan Galay Dubu Kecamatan Pulau-pulau Aru.

Berdasarkan informasi yang di himpun media ini dari pihak kepolisian menjelaskan bahwa, awalnya sekitar 2 Minggu lalu bertempat di pasar apung Dobo beberapa Warga Desa Tungwatu Kecamatan Pulau-pulau Aru yang pada saat itu baru selesai menjual ikan, kemudian salah 1 ( satu ) Anak dari desa Djirlay Tenes Ovan (15) Pedagang , Kolom Bom RT 015 / RW 005 Kelurahan Galay Dubu melakukan pemukulan terhadap salah satu warga Tungwatu Isak Dangkula ( Pedagang ).

Dari kejadian tersebut kemudian terjadi Perkelahian namun dilerai oleh warga di sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan para pelaku kembali ke rumah masing-masing.

Lantaran dendam, kemudian sekitar Minggu lalu, beberapa warga desa Djirlay melakukan pemukulan terhadap dua orang Warga Desa Tungwatu yakni Ronaldo Gada dan Leksi Sorfay kemudian Leksi Sorfay memberitahukan kabar tentang pemukulan tersebut kepada Laban Gada, kemudian Laban Gada melakukan pembalasan dengan melakukan pemukulan kepada Warga desa DJirlay akhirnya terjadi saling kejar- kejaran antara pemuda dua desa tersebut.

Aksi balas dendam tak hanya berhenti sampai di situ, namun berlanjut pada Selasa, (7/06/2022) sekitar pukul 20.00 Wit, Laban Gada (desa Tungwatu) salah satu pelajar SMK PGRI Dobo pergi ke rumah temannya ( Orang Murai ) di kompleks Kolom Bom kemudian beberapa warga Desa DJirlay hendak melakukan pemukulan terhadap Laban Gada , tetapi di lerai oleh temannya (warga Murai), kemudian sang Laban Gada pun ingin pulang ke rumahnya tetapi saat keluar dari rumah temannya (orang Murai-red) itu, tiba – tiba Dia (Laban Gada red) di hadang oleh beberapa warga Desa Djirlay namun sang Laban berhasil melarikan diri dari hadangan warga Djirlay.

Tidak terima baik lantaran hadangan warga Djirlay itu, pada Rabu, (8/06) sekitar pukul 13.30 WIT, Laban Gada kembali dari Arah Dok menuju ke kompkes Radio Pata dengan membawa 2 buah alat berupa Besi, kemudian mengejar 2 Warga Desa Djirlay yang berada di Kompleks Radio Pata, kemudian mereka (Warga Djirlay) sempat melarikan diri menuju ke Kompleks Kolom Bom dan memberi tahu warga desa Djirlay yang lain sehingga terjadi saling kejar antara Laban dan warga Djirlay

Dari pengejaran warga Djirlay terhadap Laban, akhirnya Laban pun kembali memberitahu Risto Jemi Gada (pelaku utama) dan teman – temannya kalau dirinya (Laban red) kembali di kejar warga Djirlay dengan menggunakan alat.

Dari informasi itu, sang Risto Jemy Gada ini tak ambil baik, akhirnya Dia langsung keluar dengan membawa senjata angin (Cis), sementara Laban membawa alat tajam berupa parang dan besi untuk melakukan penyerangan terhadap warga Djirlay.

Dari penyerangan itu, Risto (pelaku utama) melepaskan tembakan dan akhirnya mengenai telapak kaki kiri Peres Ovan (korban)

Sekitar Pukul 13.50 Wit Personil Koramil 1503-03/Dobo dipimpin Danramil Kapten Inf Dody Masaoy tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP beserta Pelaku serta Barang Bukti (BB)

Sementara Pukul 14.00 Wit anggota Polsek Pulau-pulau Aru Tiba di TKP dan langsung membubarkan sisa kerumunan massa serta menerima Pelaku dan barang bukti dari Danramil 1503-03/Dobo untuk selanjutnya di bawa ke Mapolsek Aru guna penyidikan lanjut oleh penyidik kepolisian setempat.

(tim)

Exit mobile version