Dobo, BeritaJar.com: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo menggandeng Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Aru gelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Jumat (27/5/2022).
Sosialisasi P4GN yang dilaksanakan di aula Lapas Kelas III Dobo tersebut diikuti oleh Petugas Lapas, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Dobo.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas III Dobo Sonny Tanikwele pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa sosialisasi dilakukan bersama Polres Kepulauan Aru tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan bagi para peserta.
“Saya berharap kita dapat menerapkan P4GN dengan baik dalam menjalankan tugas setiap harinya,” ucapnya.
Selain itu, kata Tanikwele, pihaknya juga akan tetap mendukung pemerintah dan berkomitmen penuh dalam pelaksanaan P4GN di Aru khususnya di Lapas Kelas III Dobo.
“Intinya, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit 1 Satuan Narkoba Polres Kepulauan Aru, Yulen Pihara dalam paparannya menerangkan bahwa dampak negatif dari narkoba adalah dapat membahayakan kesehatan fisik. Bahkan lanjutnya, dapat menimbulkan kematian.
“Narkoba berdampak buruk bagi kehidupan kita. Bukan hanya kita yang menjadi korban, tetapi keluarga kita juga menjadi korban,” ungkapnya.
Dampaknya tambah Yulen, bukan hanya bagi fisik, tapi dapat menyebabkan kematian. Apalagi sekarang narkoba sangat mudah didapatkan, mulai dari pejabat sampai anak sekolah sudah menggunakan narkoba.
Sementara itu, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Dobo Andrey Maspaitella mengatakan bahwa dalam kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan tes urine bagi 34 peserta.
” Pada kesempatan ini dilakukan tes urine bagi petugas dan CPNS dengan total 34 orang dan hasil semuanya negatif,” pungkasnya.
(Humas Lapas Dobo)

