Dobo, BeritaJar.com: Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Jerwatu, Kecamatan Aru Utara Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Nampak rumput ilalang pada halaman sekolah tersebut sudah tumbuh menjulang tinggi.
Bangunan sekolah pun sepertinya tidak terurus lagi, bahkan tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah ini.
Ratusan siswa yang selama ini mengenyam pendidikan disekolah inipun layaknya ayam kehilangan induk.
Lantaran penantian siswa yang ingin belajar tak kunjung tiba, mereka lebih memilih membantu orang tuanya, baik berkebun, bahkan aktivitas nelayan.
Seorang ibu guru yang biasa disapa warga Ibu Jean harus tinggalkan tempat tugasnya dan ke kota Dobo guna perawatan.
“Beliau (Ibu Jean) satu-satunya guru yang setia disekolah ini namun lagi sakit, jadi sekarang tidak ada guru lagi yang mengajar,” ujar salah satu warga yang enggan namanya disebutkan.
Berdasarkan rilis yang diterima media ini pekan kemarin, terhitung bulan Oktober 2021 hingga memasuki tahun 2022 ini, SDN Jerwatu nampak begitu-begitu saja. Tidak ada aktivitas belajar mengajar sama sekali, sekolah bahkan rumah para guru pun tutup dan terkunci.
Entah benar atau tidaknya orang tua siswa mangatakan, kehadiran guru itu nanti pada saat ulang dan ujian.
“Dong ada kalo ulangan atau ujian ade,” ungkap orang tua siswa via telefon.
Dikatakan, menurut informasi para guru yang mengajar di SD Negeri Jerwatu hingga sang Kepala Sekolah (Kepsek) masih berada di kota Dobo.
“Semoga saja mereka masih ingat siswa-siswinya di Desa Jerwatu,” ujar orang tua siswa.
Sementara itu, seorang siswa SD Negeri Jerwatu berinisial TM menitipkan pesan untuk gurunya.
“Pak guru dan Bu guru pulang sudah katong mau belajar,” pesannya sambil meneteskan air mata.
Dirinya berharap para guru yang mengabdi di SDN Jerwatu dapat mendengar jeritan mereka yang ingin mengenyam pendidikan yang bermutu dan layak bagi mereka. (*)

