Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey secara resmi membuka Musyawarah Paripurna Pimpinan Daerah Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (MPPD AMGPM) Aru Selatan (Arsel), Rabu (20/4/2022) di desa Ngaiguli.
Dalam sambutannya, Sogalrey menyambut dengan sukacita terlaksananya kegiatan tersebut, sebagai wujud kehadirannya dalam organisasi kepemudaan pada asas Gerejawi yang lahir dari perjuangan Keumatan dan
kemasyarakatan di Bumi Seribu Pulau.
“Karena itu generasi muda gereja harus tetap eksis, konsisten dalam membangun komitmen untuk turut terlibat secara bersama-sama dalam pembangunan jemaat dan tetap menjadi garam dan terang dunia,” ucapnya.
Disamping itu, Pemuda GPM harus menjadi saksi iman dan mampu memperlihatkan karakter dan identitas AMGPM di tengah-tengah pergaulan, aktivitas kepemudaan yang majemuk ditingkat Lokal, Nasional maupun regional dengan corak Kristiani yang senantiasa menebarkan Kasih pada sesama.
Sogalrey berharap Pengurus Daerah AMGPM Aru Selatan dapat melaksanakan agenda konstitusi organisasi ini dengan penuh rasa tanggung jawabnya itu menjadi ruang syukur, doa, evaluasi dan konsolidasi untuk terus mengobarkan semangat pelayanan dengan cara mampu bekerja secara nyata, riil di tengah-tengah masyarakat, guna mengantisipasi masalah global, nasional, regional dan lokal.
Selain itu, kata Sogalrey, lewat konsolidasi internal dan eksternal AMGPM harus mampu meningkatkan kualitas SDM, memerangi kemiskinan, ketertinggalan pendidikan, perbaikan derajat kesehatan, mencegah HIV/AIDS, merekatkan sendi persatuan, mengawal kegiatan politik dan demokrasi, tetapi tidak masuk dalam ranah politik praktis.
Karena penghayatan AMGPM sebagai pengakuan iman bahwa menghadirkan Tahun Rachmat Tuhan bagi semua orang
dan alam ciptaan Allah adalah merupakan sebuah refleksi yang mendalam bahwa sesungguhnya hal ini dimaksudkan sebagai cara Gereja Protestan Maluku memberikan respons positif terhadap Kasih Karunia Allah yang mesti di aplikasikan bukan sekedar wacana hampa.
“Tetapi lebih dari itu adalah melakukan aksi nyata menghadirkan kebaikan Allah bagi semua orang, dalam konteks kemajemukan dan hidup sosial yang merupakan rahim ekologi kehidupan yang saling menghidupkan,” ungkap Sogalrey.
Untuk itu, lanjutnya, AMGPM diajak untuk turut serta mengambil peran dalam mewujudkan harapan kudus tersebut, dengan mengembangkan potensi menghadirkan kebaikan Allah pada semua makhluk ciptaan Tuhan, alam semesta yang menjadi sebuah simponi harmonis dari seluruh ciptaan Tuhan di Bumi Jargaria Sarkwarisa yang sama-sama kita cintai.
Wabup dua periode ini juga menambahkan, teruslah menjadi agen Perubahan dan Pembangunan dalam masyarakat, agar kehadiran kita dapat berdampak bagi orang lain.
“Saya berharap forum ini menghasilkan produk keputusan yang berdampak dalam wujud tanggungjawab AMGPM yang akan dikaryakan bersama dengan baik dalam konteks pembinaan seluruh Pemuda AMGPM sebagai agen Pembaruan dan Advokasi dalam Gereja, Masyarakat, Bangsa dan Negara,” harap Sogalrey.
Pada kesempatan itu, Wabup mengucapkan banyak terima kasih kepada Majelis Pekerja Klasis GPM Klasis Aru Selatan, Pengurus Daerah AMGPM Aru Selatan bersama seluruh jajarannya dilevel Cabang dan Ranting, Kepala Desa Ngaiguli bersama staf dan BPD, serta Ketua Majelis Jemaat GPM Ngaiguli atas kerjasama kemitraan Gereja dan Pemerintah di daerah selama ini,
“Dangke banyak vor dong pung ketulusan hati sudah banyak membantu Pemerintah daerah, mengajar, berdoa, mengayomi anak-anak kita dari desa sampai di kota, dengan tantangan wilayah yang cukup menantang. Tuhan memberkati dong samua,” tutup Sogalrey.

