Dobo, BeritaJar.com : Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) cabang Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Dies Natalis ke-68, Selasa (23/3/2022) bertempat di gedung Kesenian Sitakena.
Dies Natalis ke-68 tersebut mengusung tema ” Dengan Spirit Gotong Royong Yang Merupakan Cita-cita Luhur Proklamasi 17 Agustus 1945, Senantiasa di Abadikan Dalam Berbangsa dan Bernegara Dalam Bingkai Kebhinekaan”.
Bupati Kepulauan Aru dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan A.H Leisubun mengatakan bahwa GMNI adalah Organisasi Kader dan Organisasi Perjuangan yang bertujuan untuk mendidik kader bangsa dalam mewujudkan Sosialisme Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
“Dengan motto Pejuang Pemikir- Pemikir Pejuang, ini memberi respons positif terhadap tumbuh kembang organisasi ini, melewati dinamika dan perubahan dalam konteks berbangsa dan ber-negara sampai saat ini tetap kokoh dalam menjalankan kiprahnya demi memikirkan masalah kebangsaan dan kemasyarakatan yang kompleks,” katanya.
Dikatakan, walaupun secara eksistensi di Kabupaten Kepulauan Aru GMNI ini bertumbuh dalam usia yang masih muda, namun semangatnya terus berdinamika dengan semangat bermasyarakat di Bumi Jargaria yang kita cintai bersama.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada GMNI, mudah-mudahan dengan bertambahnya usia GMNI akan semakin menunjukan peran dan eksistensinya melalui berbagai aktifitas positif khususnya dalam upaya mengembangkan kemampuan, kualitas dan kemandirian serta menjadi sarana pemersatu generasi muda dalam rangka turut memajukan dan membangun Kabupaten Kepulauan Aru yang kita cintai bersama,” ucap Gonga.
Sebagai organisasi pemuda maka Bupati berharap GMNI di Kabupaten Kepulauan Aru terus menunjukkan peranan penting dan strategis dalam pembangunan daerah yang menjadi bagian integral dan Pembangunan Nasional.
“Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada mahasiswa khususnya yang bergabung dalam organisasi GMNI, agar selalu menumbuh-kembangkan sikap dan perilaku pemuda yang kontes, dinamis serta memilik sifat-sifat kejuangan, kepemimpinan dan idealisme yang tinggi,” harapnya.
Kepada pengurus cabang dan keluarga besar GMNI khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru, dirinya juga berharap menjadi kader penerus perjuangan bangsa, yang senantiasa memilik intelektualitas dan pemikir pejuang yang dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan yang berpihak pada tantangan rakyat, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Bupati Gonga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus GMNI di Kabupaten Kepulauan Aru, yang terus mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan amanah pembangunan selama ini mendukung seluruh kebijakan dan program yang telah dilaksanakan dan yang sementara berlangsung pada tahun ke-2 pemerintahan kami, dimana dalam kemitraannya telah membangun konsolidasi pemerintahan yang menjangkau program-program yang berbasis kemasyarakatan lintas latar belakang suku agama dan lainnya menghadirkan kedamaian dalam seluruh kehidupan kita bersama.
“Mari bersama kita akan tegakkan daerah dan negara ini lebih baik, melalui gagasan-gagasan dan kerja keras mengupayakan perubahan pembangunan dalam masyarakat, agar kehadiran GMNI dapat berdampak bagi semua masyarakat,” ajaknya.
Selain itu, Gonga meminta kerjasama keluarga besar GMNI Kabupaten Kepulauan Aru untuk bersama mengadvokasi semua elemen masyarakat untuk bersama pemerintah menyukseskan vaksinasi nasional yang sementara dilaksanakan dalam rangka upaya bersama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, mengantisipasi bencana alam dan non alam lainnya .
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan GMNI Cabang Kepulauan Aru Gerson Faifet dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa yang menjadi tantangan bagi kita adalah tantangan dengan kode 4.0 yang artinya kita telah masuk di era digitalisasi, dimana kerja manusia yang akan di gantikan oleh mesin.
“Dengan demikian kita harus menyiapkan diri untuk memasuki era 4.0 dimana teknologi yang berperan penting, oleh karena itu kita harus menyiapkan diri untuk memasuki era ini, dan perlu menyiapkan para generasi muda yang berkompeten,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, berbicara tentang kehidupan yaitu kita akan berbicara masa kini, masa sekarang, dan masa akan datang.
“Oleh sebab itu, kita harus menyiapkan diri untuk memasuki kehidupan yang akan datang, dimana lapangan kerja yang semakin sulit, maka perlu dilakukan penyiapan Sember daya manusia yang baik dan mempunyai daya saing di berbagai bidang,” pungkas Gerson.






