Dobo, BeritaJar.com: Diduga mengalami stres, seorang penumpang KM. Sirimau tujuan Tual-Timika terjun ke laut Aru dalam perjalanan dari Tual menuju Dobo, Senin (7/3) siang.
Penumpang yang diketahui bernama Manaf Eluwarin (40) desa Dian Pulau Kecamatan Hoot Sorbay Maluku Tenggara nekat lompat dari atas kapal pada kordinat GPS 05° 22″ 03′ S/ 133° 23″ 8′ E.
Berdasarkan keterangan yang di himpun media ini, Selasa (8/3) di Dobo diketahui korban sebelum nekat lompat ke laut, sekitar pukul 14.30 WIT, korban terlihat bersama dua temannya, satu diantaranya saudaranya.
Menurut keterangan saksi, Serda Rianto Mangar (24) Anggota Kipan E Yonif 734/ SNS Dobo sekitar pukul 14.30 WIT, Korban berada di Kafe atau Kantin KM Sirimau yang di temani oleh 2 orang, salah satunya adalah saudara korban dan satunya adalah teman korban.
“Setelah ditinggalkan oleh kedua temannya, korban langsung lompat ke laut dan saat itu juga di lihat oleh salah satu saksi atau penumpang KM Sirimau kemudian berteriak minta tolong,” ucapnya.
Teriakan tersebut lanjutnya, membuat seluruh penumpang menuju ke tempat dimana korban melompat ke laut,
Setelah melihat kejadian tersebut, Sertu Andrio Gabriel Barend yang merupakan anggota Senior (Dituakan dalam kelompok anggota TNI AD) saat itu memerintahkan Anggota Yonif 734/SNS Kompi E yang baru selesai melaksanakan Binsat di Mayonif 734/SNS di saumlaki untuk melompat ke laut untuk menyelamatkan korban tersebut.
Selang beberapa waktu kemudian korban berhasil di evakuasi ke atas kapal kemudian korban langsung di bawah ke Klinik KM. Sirimau oleh anggota TNI AD yang menolong korban tersebut.
“Namun, tidak lama kemudian mendapat kabar dari pihak Kesehatan KM. Sirimau bahwa nyawa korban tersebut tidak tertolong lagi/meninggal dunia,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhamad Ali Meturan (38) salah satu penumpang KM Sirimau juga mengatakan, ketika melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak petugas kapal dan saat itu juga kapal memutar menuju posisi korban.
“Pada saat itu juga empat anggota TNI – AD Yonif 734/SNS melompat ke laut dan membantu evakuasi korban untuk kembali ke atas kapal KM. Sirimau. Setelah di evakuasi, nyawa korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak klinik kapal sekitar pukul 20.10 WIT,” tuturnya.
Jenazah korban akhirnya diturunkan di dermaga Yos Sudarso Dobo untuk di makamkan, setelah dilakukan koordinasi dengan keluarga, baik yang ikut bersama kapal maupun yang berada di kediaman (rumah).

