Dobo, BeritaJar.com: Tim SAR Gabungan Kepulauan Aru berhasil dievakuasi tujuh (7) penumpang sebuah kapal motor berukuran kecil yang mengalami mati mesin di sekitar perairan desa Lau Lau Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (21/1/2022).
Kepala Koordinator Unit Siaga SAR Kepulauan Aru Reinhard Loppies mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada satu unit kapal kayu berpenumpang 7 orang yang mengalami mati mesin di laut akibat dihantam ombak, maka tim rescue Unit Siaga SAR Kepulauan Aru langsung bergerak cepat dengan menggunakan RIB menuju lokasi pencarian pada koordinat 5°57’37.50″S – 134°14’36.05″E.
“Jarak 12.19 NM heading ± 173.65° Arah Selatan dari Dobo, estimasi tiba di lokasi pencarian pada TW. 0121 1325 WIT dengan kondisi cuaca hujan ringan, Angin 8 – 25 Knots dan Tinggi Gelombang 1.25 – 2.50 M,” ucapnya kepada media ini di Dobo.
Menurutnya, kapal kayu berukuran kecil tersebut berangkat dari desa Murai Kecamatan Aru Tengah dengan tujuan Kota Dobo, namun dalam perjalanan kapal tersebut dihantam gelombang dan mengakibatkan mesinnya mati.
“TW. 0121 1330 WIT, Tim Rescuer Unit Siaga SAR Kepulauan Aru beserta potensi SAR berhasil menemukan kapal kayu yang mengalami mati mesin dengan POB 7 Orang di sekitar perairan Lau Lau dan langsung dievakuasi menuju Dobo dan tiba dengan selamat,” ungkap Loppies.
Mereka yang dievaluasi adalah Frangki Tarpono (29), Darlin Koipui (30), Peres Koipui (21), Yohanis Tarpono (22), Samuel Tarpono (28), Melita Koipui (25) dan Atika Kalarborbir (22).
“Dengan ditemukan para korban, ops SAR dinyatakan selesai dan diajukan untuk ditutup, kepada unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujar Loppies.






