Oleh : dr. Wijaya Hartanto
Pernah nggak sih terpikir kenapa dokter mewajibkan pasien untuk puasa sebelum operasi besar? Jika kalian mau melakukan prosedur operasi (khususnya operasi besar) dokter pasti akan mewajibkan untuk puasa selama 6-12 jam. Lantas apa tujuan dari puasa itu ?
Saat operasi besar dengan bius total. refleks tubuh akan berhenti sementara. Anestesi akan melumpuhkan tubuh anda sementara. Anda tidak memiliki kemampuan untuk mengontrol otot di seluruh tubuh anda khususnya kerongkongan dan tenggorokan. Apabila anda tidak berpuasa sebelum operasi, lambung akan terisi oleh makanan. Ketika lambung yang terisi oleh makanan keluar akibat tidak adanya refleks kerongkongan/ muntah, makanan tersebut akan memasuki rongga paru-paru sehingga menyebabkan infeksi, sumbatan aliran udara hingga gagal nafas.
Aturan puasa sebelum operasi sebenarnya tidak hanya mengenai larangan makan, tetapi juga jenis makanan yang dikonsumsi beberapa waktu sebelum melakukan operasi. Beberapa hari atau minggu sebelum operasi, makanlah makanan yang kaya protein, seperti ayam, ikan, tahu, kacang-kacangan, produk susu rendah lemak sebagai bagian dari diet serta kurangi makanan yang berlemak.
Lantas makanan apa saja yang dibolehkan saat sebelum operasi?
Dalam pedoman puasa sebelum operasi, menurut American Society of Anesthesiologists, aman bagi orang sehat dari segala usia yang menjalani operasi untuk mengkonsumsi:
1. Cairan bening, termasuk air, teh jernih, kopi hitam, dan jus buah tanpa pulp, hingga dua jam sebelum operasi.
2. Makanan yang sangat ringan, seperti roti bakar dan teh dengan susu, hingga enam jam sebelum operasi.
3. Makanan berat, termasuk makanan dan daging yang digoreng atau berlemak, hingga delapan jam sebelum operasi.

